Kampanye Door to Door, Masih Efektifkah?

Oleh Solihin BANDUNG,FOKUSJABAR.COM Menjelang kampanye Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jabar awal Februari 2013 mendatang, lima pasangan calon harus mulai memikirkan strategi yang bisa diterima publik dengan baik. nbsp Menurut pandangan Pengamat poli

Kampanye Door to Door, Masih Efektifkah?

Oleh: Solihin BANDUNG,FOKUSJABAR.COM : Menjelang kampanye Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jabar awal Februari 2013 mendatang, lima pasangan calon harus mulai memikirkan strategi yang bisa diterima publik dengan baik.   Menurut pandangan Pengamat politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung, Asep Saeful Muhtadi bahwa selama ini masing-masing kandidat memiliki gaya sendiri-sendiri untuk merebut hati rakyat. "Saya pikir tinggal mereka cerdas mengikuti kultur masyarakat Jabar," kata Asep melalui sambungan telepon, Rabu (26/12). Menurutnya, ragam gaya para calon dalam merauk suara cukup bervasiasi, seperti Dede Yusuf dengan menginap di rumah rakyat miskin, Ahmad Heryawan yang berbaju dengan 'baju' incumbentnya sebagai gubernur, kemudian Yance yang lugas dan cenderung terbuka. "Kalau melihat sepak terjang mereka, tampaknya masing-masing sudah memiliki target suara. Contohnya Yance yang kuat di Indramayu dan Tasikmalaya lewat Tatang. Saat kampanye nanti intensitas mereka akan naik," jelasnya. Lebih lanjut Asep mengungkapkan bahwa Jabar memiliki sejumlah dimensi isu yang berbeda, mulai dari sensitifitas agama, kultur bahkan sentimen politik. Dengan keragaman tersebut, pada masa kampanye yang hanya dua pekan itu, bukan tidak mungkin akan menguras tenaga dan pikiran para calon. Untuk diketahui, model kampanye di Jabar, tidak bisa terus mengandalkan media, terlebih masyarakat masih menginginkan model kampanye door to door dan transaksional. Bahkan menurutnya, kampanye dengan model tersebut masih efektif dilakukan di Jabar. "Masyarakat Jabar cenderung ingin melihat komitmen awal,ketemu langsung. Dengan begitulah kepercayaan masyarakat akan muncul," tukasnya. (NOER)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA