Ingat! Soal Sengketa Lahan Disnak Jabar, Harus Sesuai Fakta Yang Ada

Pengadilan Negeri Bandung diminta berhati hati menangani kasus antar ahli wari dan Pemerintah Provinsi Jabar. Demikian disampaikan kuasa hukum Pemprov Jabar Ruddy Gandakusumah, usai PS (Pemeriksaan sementara) di Jalan DJuanda 258, Selasa (12 2), menyoal

Ingat! Soal Sengketa Lahan Disnak Jabar, Harus Sesuai Fakta Yang Ada

Oleh: Solihin BANDUNG,FOKUSJabar.com : Pengadilan Negeri Bandung diminta berhati-hati menangani kasus antar ahli wari dan Pemerintah Provinsi Jabar. Demikian disampaikan kuasa hukum Pemprov Jabar Ruddy Gandakusumah, usai PS (Pemeriksaan sementara) di Jalan DJuanda 258, Selasa (12/2), menyoal sengketa lahan Dinas Peternakan Jabar. [caption id="attachment_21389" align="aligncenter" width="460"] Kepala Biro Hukum dan HAM Setda Provinsi Jabar Ruddy Gandakusumah (Foto: jabarprov.go.id)[/caption] Ruddy menghargai apapun putusan pengadilan termasuk PS saat ini. Namun dia meminta agar proses hukum berjalan adil sesuai fakta hukum yang ada. "Kami ingin prosesnya berjalan fairplay dan mengacu pada fakta yang ada. Seperti halnya yang ada di buku letter C 1949 tidak tercantum atas nama pemohon. Selain itu, tanah yang dimohon untuk diseksekusi ini statusnya telah bersertifikat," tegasnya.Tidak hanya itu, Gedung Dinas Peternakan Jabar juga sebagai aset negara yang tidak bisa disita. Hal itu sesuai dengan pasal 50 UU No 1 tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara, bahwa tidak boleh dilakukan penyitaan terhadap aset negara. "Jadi pengadilan harus super hati-hati dalam menangani kasus ini," jelasnya. Terlebih kasus sengketa lahan itu sudah 12 tahun adem ayem. Untuk itu pihaknya berharap pengadilan bisa pada tempatnya melihat persoalan ini dan apapun keputusannya harus mengacu pada fakta yang ada. Lebih lanjut Ruddy menuturkan bahwa berdasarkan buku letter C tahun 1949 jelas tercatat bahwa lahan tersebut bukanlah milik pemohon eksekusi. Kemudian untuk tahun 1941 belum dikenal istilah kecamatan. Jadi memang tidak ada catatannya. Untuk diketahui, setelah proses hari ini Ruddy akan menunggu perkembangan hasil PS dan digelarnya sidang bantahan. (NOER)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA