Hati-hati tenang timur Tripoli setelah bentrokan: Resmi

Bentrokan antara Persatuan, Bala Keselamatan menyebabkan penutupan jalan pesisir, kemungkinan pemadaman listrik Sebuah ketenangan hati hati terjadi di sekitar 75 kilometer timur ibukota Libya, Tripoli, setelah bentrokan sengit antara pasukan Bersatu dan p

Hati-hati tenang timur Tripoli setelah bentrokan: Resmi

Bentrokan antara Persatuan, Bala Keselamatan menyebabkan penutupan jalan pesisir, kemungkinan pemadaman listrik Sebuah ketenangan hati-hati terjadi di sekitar 75 kilometer timur ibukota Libya, Tripoli, setelah bentrokan sengit antara pasukan Bersatu dan pasukan yang terkait dengan Pemerintah Salvation, kata seorang pejabat keamanan senior Unity. Pasukan gabungan [Unity Government-affiliated] memulai bentrokan dengan kelompok bersenjata yang berafiliasi dengan Salvation yang membawa Gasr Garabulli sebagai titik tolak untuk maju ke Tripoli, "seorang pejabat senior di Kepengurusan Presiden yang berafiliasi dengan Pemerintah Unity mengatakan kepada Anadolu Agency secara anonim karena Pembatasan berbicara dengan media. Gasr Garabulli juga dikenal sebagai Castelverde. "Pasukan gabungan berhasil mengusir kelompok bersenjata yang setia pada Salvation di beberapa titik, termasuk penghalang keamanan yang didirikan oleh kelompok-kelompok yang dilarang itu," tambahnya. Badan Anadolu tidak dapat segera berkomentar mengenai perkembangan dari Pemerintah Salvasi Libya. Masing-masing pihak tidak menyediakan angka korban atau kerugian material akibat bentrokan hari Minggu. "Bentrokan Gasr Garabulli pada hari Minggu malam menyebabkan penutupan jalan pesisir menuju kota, merusak sejumlah rumah dan toko, dan pengungsian beberapa keluarga," kata Sharif Jaballah, juru bicara kota tersebut, kepada Libya yang berbasis Libya -Ahrar TV. "Bentrokan terjadi dengan senjata menengah dan berat antara kelompok bersenjata di pintu masuk barat kota," tambah Jaballah. Di Facebook, Perusahaan Umum Umum Libya (GECOL) memperingatkan pemadaman listrik karena bentrokan tersebut. Libya telah terkunci dalam keadaan kekerasan dan kekacauan sejak 2011, ketika sebuah pemberontakan populer berdarah berakhir dengan pemecatan dan kematian mantan Presiden Muammar Gaddafi. Libya tetap bergolak, dengan perpecahan politik negara tersebut menghasilkan setidaknya tiga kursi pemerintahan yang berbeda dan sejumlah kelompok milisi yang bersaing.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA