Gereja Rehobot Berea-Dikasih Hati, Minta Jantung

Gerakan Reformasi Islam Bandung, memblokir jalan Soekarno Hatta, Minggu (10 2). Aksi tersebut dilakukan, menyusul pembangunan gereja Rehobot Berea dan GSG Kerajaan Mulia di Kelurahan Karasak, Astana Anyar Bandung. caption id attachment 25774 align

Gereja Rehobot Berea-Dikasih Hati, Minta Jantung

Oleh : M. Jatnika Sadili BANDUNG, FOKUSJabar.com : Gerakan Reformasi Islam Bandung, memblokir jalan Soekarno-Hatta, Minggu (10/2). Aksi tersebut dilakukan, menyusul pembangunan gereja Rehobot Berea dan GSG Kerajaan Mulia di Kelurahan Karasak, Astana Anyar Bandung.  [caption id="attachment_25774" align="aligncenter" width="460"] Puluhan masa dari Garis (Gerakan Reformasi Islam) dan ormas (organisasi masa) islam lainnya saat memblokir Jalan Soekarno Hatta(Foto: M Jatnika Sadili)[/caption]   Koordinator aksi, Dadang Budiman mengaku sudah 20 tahun mentolelir pengguna gereja melakukan aktivitas keagamaan mereka.  Namun yang terjadi saat ini, mereka menyalahgunakan sikap toleransi warga. "Kami menduga ada 'bekingan' pejabat kecamatan. Ini sudah 20 tahun berkembang, bahkan ada upaya kristenisasi. Hal itu pula yang menbuat warga resah, terlebih gereja ini ilegal dan izinnya untuk kantor," jelas Dadang. Dia menjelaskan bahwa aksi saat ini adalah bentuk 'kejengkelan' warga, terlebih berkali-kali audensi dan aksi, tidak digubris Kecamatan maupun gereja. Bahkan audensi pun sempat dilakukan bersama Walikota di Pendopo Kota Bandung. 'Tapi tetap saja mereka begini. Padahal gereja liar ini sudah pernah dilarang pembangunannya, baik dari walikota maupun pejabat lainnya, lalu kenapa tetap dibangun?" keluhnya. (LIN)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA