Gelapkan Uang Rp 3 M, Dua Oknum Pegawai Pemkab Garut Dipolisikan

GARUT,FOKUSJABAR.com Dua orang oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Garut dilaporkan kepada pihak kepolisian. Keduanya diduga telah melakukan penggelapan uang senilai Rp3 milyar. Menurut pelapor, Muhamad Aditya Nugraha (pengusaha asal Ba

Gelapkan Uang Rp 3 M, Dua Oknum Pegawai Pemkab Garut Dipolisikan

GARUT,FOKUSJABAR.com: Dua orang oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Garut dilaporkan kepada pihak kepolisian. Keduanya diduga telah melakukan penggelapan uang senilai Rp3 milyar. Menurut pelapor, Muhamad Aditya Nugraha (pengusaha asal Bandung) bahwa kedua oknum pejabat Pemkab Garut mengiming-imingi busa membantu melancarkan program usulan APBNP dengan menghimpun beberapa pengusaha dan harus mengumpulkan uang usungan hingga mencapai Rp3 milyar. [caption id="attachment_132872" align="aligncenter" width="638"] Pengusaha asal Bandung laporkan oknum PNS Garut (FokusJabar/Tasdik)[/caption] "Saya sendiri saat itu mengeluarkan uang Rp700 juta untuk Kementerian Keuangan, pengusaha lainnya juga memberikan," kata Adit Rabu (27/5/2015). Uang usungan tersebut semula dikumpulkan oleh ketua tim pengusungan program bernama Taji, kemudian diserahkan kepada Den (staf Bappeda Garut) dan Nur (staf di kantor Satpol PP). "Janjinya, program tersebut akan cair pada Bulan Desember 2014 lalu dan semua pengerjaan program berupa pengadaan dan kontruksi akan diserahkan kepada pengusaha yang telah membantu mengusung program itu ", ungkap Aditya. Lanjut Aditya, hingga lebih dari waktu yang dijanjikan Desember 2014, ternyata program tersebut belum juga turun, Aditya sempat menanyakan kepada Den katanya terjadi penundaan pencairan dana program akibat adanya perubahan nama program. "Karena curiga, saya mengkonfirmasi ke Kementrian Keuangan dan ternyata program tersebut memang tidak ada ", ucapnya. "Sehingga saya lapor kepada pihak kepolisian, karena saya dan rekan-rekan telah ditipu," pungkasnya. (Tasdik/LIN)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA