DPRD Kabupaten Bandung Bentuk Tim Investigasi Sengketa Lahan Tarumajaya

Tersulut kasus sengketa tanah antara masyarakat Desa Tarumajaya Kecamatan Kertasari Kabupaten Bandung dengan PT Perkebunan dan Perhutani, DPRD Kabupaten Bandung membentuk tim investigasi. Pembentukan tim ini untuk menindaklanjuti penyelesaian sengketa te

DPRD Kabupaten Bandung Bentuk Tim Investigasi Sengketa Lahan Tarumajaya

Oleh : Agus Dinar BANDUNG, FOKUSJabar.com : Tersulut kasus sengketa tanah antara masyarakat Desa Tarumajaya Kecamatan Kertasari Kabupaten Bandung dengan PT Perkebunan dan Perhutani, DPRD Kabupaten Bandung membentuk tim investigasi. Pembentukan tim ini untuk menindaklanjuti penyelesaian sengketa tersebut. [caption id="attachment_60998" align="aligncenter" width="478"] Ilustrasi[/caption] Ketua tim investigasi Syaeful Bahri, menemukan sekitar 2.600 hektare tanah di Desa Tarumajaya dimiliki pihak perkebunan dan Perhutani. "Hanya 10 persen atau sekitar 135 hektar, dari jumlah tanah seluas itu, yang menjadi milik masyarakat,” kata Syaeful Bahri, saat rapat membahas soal sengketa lahan tersebut, Rabu (30/10). Rapat itu dipimpin Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung Edi Hidayat, dengan menghadirkan Kepala Distanhutbun Tisna Umaran, Kepala Kesbangpol Iman Iryanto, dan perwakilan dari Polres Bandung, Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Bandung, PT Perkebunan, dan dinas-dinas terkait. Menurut Syaeful, warga mengklaim lahan 25 hektare yang kini dikelola PT Perkebunan sebagai miliknya. "Bukti kalim masyarakat tersebut, hanya menunjukan adanya lahan pemakaman warga dan rumah-rumah warga yang berada di areal perkebunan maupun di tanah Perhutani," papar dia. Beberapa waktu lalu, ribuan warga Desa Tarumajaya Kecamatan Kertasari berunjuk rasa ke DPRD, untuk menggugat lahan seluas 26 hektar yang kini dalam pengelolaan PT Perkebunan dan Perhutani. Berdasarkan itu DPRD Kabupaten Bandung menindaklanjuti dengan membentuk tim investigasi.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA