DPRD Jabar: Hormati Perbedaan Awal Puasa

Menjelang bulan Ramadhan, masyarakat diimbau tidak mempersoalkan perbedaan penetapan tanggal 1 Ramadhan sebagai awal pelaksanaan ibadah puasa. caption id attachment 86335 align aligncenter width 478 Ilustrasi(Foto Web) caption Selain tidak t

DPRD Jabar: Hormati Perbedaan Awal Puasa

Oleh: Solihin BANDUNG,FOKUSJabar.com: Menjelang bulan Ramadhan, masyarakat diimbau tidak mempersoalkan perbedaan penetapan tanggal 1 Ramadhan sebagai awal pelaksanaan ibadah puasa. [caption id="attachment_86335" align="aligncenter" width="478"] Ilustrasi(Foto: Web)[/caption] Selain tidak terlalu substantif, hal itu pun sudah berlangsung lama dan masing-masing pihak memiliki alasan mendasar. "Jadi perbedaan ini jangan ditonjolkan. Saling menghormati saja antara satu sama lainnya," kata Anggota Komisi E DPRD Jabar Yod Mintaraga, di Gedung DPRD Jabar, Bandung, Jumat (27/6/2014). Yod menjelaskan bahwa perbedaan tersebut terjadi karena masing-masing pihak memiliki metode sendiri dalam menentukan awal Ramadhan.Masing-masing metode itu pun memiliki kebenaran yang tidak perlu dipersoalkan lagi. "Ada yang metode hisab, ada yang rukyat. Dan itu semuanya benar," jelasnya. Tidak hanya itu, Yod pun meminta agar ulama lebih berperan dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait perbedaan tersebut. "Saya yakin umat muslim sudah paham dan akan saling menghormati," jelasnya.(**)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA