Dinkes Akan Laksanakan Kaporisasi Sumur Warga

elalui telpon, Selasa (25 12) Ia menjelaskan, sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam mengatasi bencana, setiap Dinas Kesehatan akan menginstruksikan kepada seluruh Puskesmas, untuk mendirikan Posko Kesehatan di wilayah kerjanya yang terkena benc

Dinkes Akan Laksanakan Kaporisasi Sumur Warga

Oleh : M. Jatnika Sadili BANDUNG, FOKUSJABAR.COM : Bencana banjir yang melanda Kota Bandung akhir-akhir ini dikhawatirkan membuat sarana air bersih menjadi tidak sehat dan tak layak konsumsi. Karenannya pihak Dinas Kesehatan Kota Bandung pasca bencana akan langsung melakukan tindakan pemulihan kondisi air bersih yang sudah tercemar air banjir dengan kaporit.   "Sumur sebagai sumber air bersih milik warga diperkirakan tercemar oleh air banjir, sehingga tidak layak konsumsi. Oleh sebab itu, perlu dikaporisasi agar kembali menjadi air sumur yang bersih dan aman untuk dipakai mandi maupun minum," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung, Achyani Raksanagara, saat dihubungi FOKUSJabar.com melalui telpon, Selasa (25/12) Ia menjelaskan, sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam mengatasi bencana, setiap Dinas Kesehatan akan menginstruksikan kepada seluruh Puskesmas, untuk mendirikan Posko Kesehatan di wilayah kerjanya yang terkena bencana dengan pelayanan gratis kepada korban. “Untuk kesehatan pasca bencana tetap dipantau dan dievaluasi terus menerus disamping tetap dilayani secara gratis,” jelasnya Dinkes pun tak hanya melakukan tindakan pada saat pasca bencana, namun pencegahan serta pada saat bencana selalu siaga guna mengantisipasi kemungkinan terburuk. Pada saat bencana Dinkes sudah menyalurkan obat-obatan ke semua Unit Pelaksanaan Teknis (UPT) di wilayah bencana. “Untuk di beberapa daerah seperti Maleer, Rancasari dan wilayah lainnya kita sudah menurunkan tim untuk mebantu warga yang membutuhkan pelayanan kesehatan, selain adanya pos-pos dan Pusksesmas di setiap wilayah,” tutupnya. (NOER)  

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA