Diecast, Hobi yang Menghasilakn Duit

Pasti semua sudah sering saat melihat anak anak bermain mobil mobilan, namun bagaimana saat orang dewasa yang melakukannya bahkan dengan merogok kocek yang tidak sedikit untuk menjadikan mobil kecil (Diecast) berubah sesuai harapan. caption id atta

Diecast, Hobi yang Menghasilakn Duit

Oleh : M. Jatnika Sadili BANDUNG, FOKUSJabar.com : Pasti semua sudah sering saat  melihat anak-anak bermain mobil-mobilan, namun bagaimana saat orang dewasa yang melakukannya bahkan dengan merogok kocek yang tidak sedikit untuk menjadikan mobil kecil (Diecast) berubah sesuai harapan. [caption id="attachment_27465" align="aligncenter" width="460"] (Foto: M Jatnika Sadili)[/caption]   Seperti yang dilakukan oleh Edit Lesmana (32), warga Kelurahan Babakan Ciamis, Kecamatan Sumur Bandung yang dari hobi mengoleksi dan memodifikasi diecast bisa meraup keuntungan yang tidak sedikit terlebih hasil karyanya sudah tembus pasar Internasional. Di tangan penggila mainan mini ini, mobil dari besi cor atau bahan palstik bisa disulap menjadi mainan dengan nilai estetika tinggi. Harganya juga beragam, mulai dari harga Rp 50 ribu hingga jutaan rupiah. "Awalnya hobi dan punya mimpi mempunyai diecast yang lebih detail atau susah dicari dan iseng-iseng memodifkasi dan hasilnya tidak jelek juga," ujarnya saat ditemui di Babakan Ciamis, Minggu (17/2). Menurutnya, tidak sedikit para penggila diecast belajar modifikasi dari teman sesama penggemar diecast, lewat youtube dan forum diecast luar negeri. Informasi pun beragam dari mulai cara membuat hingga bahan cat yang paling baik untuk diecast. Dia mengaku mulai menggeluti bisinis sekaligus hobinya sejak 2002 dan kian berkembang sejak 2006 setelah memanfaatkan media online. Dirinya terdorong melakukan modifikasi, karena tidak cocok dengan bentuk diecast buatan pabrik. "Untuk melengkapi pengetahuan, saya mengambil berbagai referensi dari film, games, hingga komik dalam menyusun diecast, tapi kebanyakan hasil kreasi dan keinginan sendiri," lanjutnya. Dalam melakukan modifikasi beberapa alat yang digunakan adalah alat-alat sederhana serta mudah didapatkan. Seperti dempul, amplas, cat, tang, dan water decal paper serta barang lainnya. Dan dia mengaku dari hasil modifkasi dan di luar pesanan tidak jarang banyak yang tertarik dan membelinya. “Biasanya, modifikasi untuk diri sendiri. Namun, jika ada yang suka dan berminat ya dijual. Harganya bisa tiga kali lipat dari harga asli. Apalagi menang kontes, bisa jutaan harganya," ungkapnya. Untuk waktu pengerjaannya tergantung masing-masing mobilnya, serta tergantung mood, namun bisa lebih cepat jika dikejar waktu. Dia menerangkan hal yang paling cepat dalam pengerjaan adalah mengecat ulang atau repaint, paling butuh satu hari. Sementara untuk perubahan fisik total, bisa makan waktu beberapa hari. Para pengegemar diecast kerap melakukan lomba dan kontes, namun waktunya tidak tentu. Biasanya dalam festival harga diecast akan lelambung tinggi, bahkan saat lelang  kadang ada koleksi yang langka dan sulit ditemukan. (NOER)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA