Deddy Mizwar: Perlu Komitmen untuk Tertibkan KBU

Wakil Gubernur Jabar Deddy Mizwar menilai bahwa gugatan yang dilayangkan masyarakat atas pembongkaran bangunan di KBU menjadi tantangan bagi Pemprov Jabar dalam penertiban KBU. Tantangan lebih berat. Makanya perlu komitmen, kata Deddy di Gedung Sate B

Deddy Mizwar: Perlu Komitmen untuk Tertibkan KBU

Oleh: Solihin BANDUNG,FOKUSJabar.com: Wakil Gubernur Jabar Deddy Mizwar menilai bahwa gugatan yang dilayangkan masyarakat atas pembongkaran bangunan di KBU menjadi tantangan bagi Pemprov Jabar dalam penertiban KBU. "Tantangan lebih berat. Makanya perlu komitmen," kata Deddy di Gedung Sate Bandung, Jumat (3/10/2014). Deddy menyebut, jika proses gugatan telah selesai, penertiban bangunan bermasalah di KBU terus dilakukan. Bahkan, upaya tersebut tidak hanya dilakukan pada bangunan yang berada di lahan milik negara saja. "Kita tetap mengikuti peraturan berlaku, terus menindak. Kita fokus di zona A1 yang saat ini sedang membangun. Kita hentikan, bukan membongkar," ucapnya. Untuk diketahui, zona A1 merupakan kawasan yang sama sekali tidak boleh dibangun meski merupakan lahan milik pribadi. Deddy menambahkan, jika nantinya penertiban telah selesai, lahan milik negara tersebut akan kembali dihijaukan sebagai kawasan resapan air. "Tanah KBU dihijaukan, diresapkan, tidak ada bangunan. Karena resapan makin berkurang. Kalau perlu ada biopori," ucapnya. Sementara itu, Kepala Satpol PP Jawa Barat Udjwalaprana Sigit mengaku akan menghentikan sementara pembongkaran di Kawasan Bandung Utara (KBU). Hal itu dilakukan untuk menghargai proses hukum. Dia mengatakan, adanya upaya hukum saat ini bisa memperjelas persoalan, membuat terang masalah. "Kalau kita salah, kita akui salah. Sebaliknya, jika masyarakat salah, jelas ada ketidakadilan. Kita punya data, warga punya data, silakan kita adu," kata Sigit. (**)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA