Daripada Bahaya, Warga Maleer Diungsikan ke SD

selama dua hari berturut turut hujan yang mengguyur Kota Bandung, tercatat sedikitnya 15 tembok sungai atau kirmir ambrol karena tergerus besarnya tekanan air. Berikut lokasi banjir, air meluap, dan kirmir ambrol yang dirangkum DBMP Kota Bandung selama

Daripada Bahaya, Warga Maleer Diungsikan ke SD

Oleh : M. Jatnika Sadili BANDUNG, FOKUSJABAR.COM: Mengantisipasi kemungkinan terburuk, warga yang tinggal di bantaran Sungai Cikapundung Kolot (anak Sungai Cikapundung) di RT 1,2,3,4, RW 7, Kelurahaan Maleer, Kecamatan Batununggal dievakuasi ke Sekolah Dasar (SD) Kebon Gedang. [caption id="attachment_13200" align="aligncenter" width="471"] (Foto: M Jatnika Sadili)[/caption]   "Warga di daerah kirimir yang ambrol diusahakan dievakuasi ke tempat aman. Sebaiknya mengungsi untuk sementara waktu, mengingat curah hujan yang masih tinggi melanda Kota Bandung," ujar Ketua RW 7, Soma, di Maleer, Senin, (24/12) pagi. Dan hingga saat ini pihaknya masih melakukan pendataan serta membujuk sebagian warga yang enggan mengungsi, walau kondisi bangunan sudah membahayakan. "Kami sedang mendata lagi jumlah keluarga, kirmir yang menempel dengan jalan warga itu sudah merekah alias terpisah. Bahkan, jalan itu mengalami retak-retak," lanjutnya Dari data yang dihimpun FOKUSJabar.com, selama dua hari berturut-turut hujan yang mengguyur Kota Bandung, tercatat sedikitnya 15 tembok sungai atau kirmir ambrol karena tergerus besarnya tekanan air. Berikut lokasi banjir, air meluap, dan kirmir ambrol yang dirangkum DBMP Kota Bandung selama dua hari itu: - Sungai Cidurian, RW 14, Kelurahan Cigadung, Kecamatan Cibeunying Kaler. Tercatat dua rumah ambrol. Sungai Cihaurgeulis, Kelurahan Cihaurgeulis, Kecamatan Cibeunying. Tanggul dan tiga rumah jebol. - Sungai Cikapundung Kolot, RT 1 dan 2, RW 11, Kelurahan Gumuruh, Kecamatan Lengkong. Kirmir sepanjang 30 meter kondisinya anjlok, kirmir ambrol sepanjang 7,5 meter, dan kirmir retak sepanjang 13 meter. - Komplek Perumahan Adipura, Kelurahan Derwati, Kecamatan Rancasari. Jalan masuk ke perumahan tergenang karena luapan air dari drainase akibat dua sumber saluran yang bertemu di satu titik. - Sungai Cidurian, RT 2 RW 16, Kelurahan Padasuka, Kecamatan Cibeunying Kidul. Kirmir ambrol sepanjang 13 meter, dan terjadi retakan kirmir. - Sungai Cikapundung, RW 6, Kelurahan Mengger. Kirmir ambrol. Sungai Cidurian, Kelurahan Cisaranten Endah, Kecamatan Arcamanik. Kirmir ambrol sepanjang 20 meter. - Sungai Cipamokolan, RW 9, Kelurahan Padasuka, Kecamatan Cibeunying Kidul. Satu rumah roboh, dan kirmir retak sepanjang 22 meter. Sungai Cikapundung Kolot, Kelurahan Binong dan Kelurahan Gumuruh. Pondasi dan kirmir roboh. - Saluran Cijawura (Bendung Bahrudin), Perumahan Buana Sari. Terjadi luapan air. Sungai Cidurian, Parakan Mas. Terjadi luapan air. Sungai Cikapundung Kolot, RW 7, Kebon Gedang, Kelurahan Maleer, Kecamatan Batununggal. Terjadi luapan air. - Sungai Cidurian, dekat benteng Makam Pahlawan. Terjadi luapan air. Sungai Cidurian, Neglasari. Terjadi luapan air. Saluran Rancabolang, Jalan Salendro. Terjadi luapan air. Saluran Rancabolang, Jalan Jupiter Raya. Terjadi luapan air. (MSU)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA