Contra Flow Jadi Solusi, Penyebab Longsor Belum Diketahui

Untuk memperlacar arus kendaraan di KM 10 tol Cipularang pihak Jasa Marga memberlakukan sistem contra flow. Karena hingga Rabu (13 2) dini hari longsoran tebing masih menutupi ruas jalan arah Bandung menuju Jakarta, dan para petugas tengah memberihkan ma

Contra Flow Jadi Solusi, Penyebab Longsor Belum Diketahui

Oleh : M. Jatnika Sadili BANDUNG, FOKUSJabar.com : Untuk memperlacar arus kendaraan di KM 10 tol Cipularang pihak Jasa Marga memberlakukan sistem contra flow. Karena hingga Rabu (13/2) dini hari longsoran tebing masih menutupi ruas jalan arah Bandung menuju Jakarta, dan para petugas tengah memberihkan material longsoran tersebut. "Pagi ini kita buat contra flow dari KM 102-99, hal ini untuk memperlancar arus. Sistem ini membuat jalur arah Jakarta menuju Bandung dapat dilalui oleh kendaraan dari dua arah," ujar Kepala Cabang Tol Purbalenyi ,Christiantio di lokasi longsoran, Rabu (13/2) Menurutnya dengan sistem ini pun lebih memudahkan truk yang mengangkut longsoran tidak terganggu. Dia mengaku, longsoran yang terjadi di KM 100 lebih karena curah hujan yang tinggi, karena dalam hematnya wilayah tersebut tidak termasuk daerah berpotensi longsor. Bahkan dia mencurigai adanya aktifitas yang dilakukan di atas tebing sehingga menjadi pemicu longsor. "Tapi nanti kita cek dulu apakah di bagian atas ada pengguanaan tanah oleh penduduk, bisa digunakan sawah atau kolam. Jadi penyebab tanah longsor harus kita cari tahu," jelasnya. Pantauan di lokasi, hingga pukul 01.50 WIB proses evakuasi masih terus dilakukan oleh puluhan petugas Jasa Marga. Petugas turut menurunkan eskavator, buldoser dan truk untuk mempercepat proses evakuasi longsoran. Kendaraan dari dua arah  yang tadinya tidak bergerak saat ini dapat bergerak meski harus merayap. (MSU)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA