Ciamis Aman dari Peredaran Beras Sintetis

Dengan beredarnya beras sintetis di pasaran saat ini membuat warga resah, pasalnya beras tersebut sangat berbahaya jika dikonsumsi. Kasi Perlindungan Konsumen Dinas Perdagangan Kabupaten Ciamis Teti Hermiati menuturkan, setelah melakukan sidak beberap

Ciamis Aman dari Peredaran Beras Sintetis

CIAMIS, FOKUSJabar.com:  Dengan beredarnya beras sintetis di pasaran saat ini membuat warga resah, pasalnya beras tersebut sangat berbahaya jika dikonsumsi. Kasi Perlindungan Konsumen Dinas Perdagangan Kabupaten Ciamis Teti Hermiati menuturkan, setelah melakukan sidak beberapa waktu lalu ke pasar, tidak ditemukan indikasi beras sintetis. [caption id="attachment_131228" align="aligncenter" width="638"] Kasi Perlindungan Konsumen Dinas Perdagangan dan koperasi Kabupaten Ciamis, Teri Hermiati (FokusJabar)[/caption] “Jiks kami menemukan beras itu , akan kami teliti terlebih dahulu. Kita tidak akan menyita barangnya dengan semena-mena, melainkan diteliti bersama pihak terkait. Namun sampai saat ini tidak ditemukan pedagang yang menjual beras berbahaya tersebut, ” ujar Teti saat ditemui. Jum'at (22/5/2015). Teti menjelaskan, yang membedakan beras sintetis dengan beras asli adalah dari sisi warna. Beras asli putihnya tidak putih mengkilap serta berserat sedangkan beras sintetis putih mengkilap serta tidak berserat. Untuk di Kabupaten Ciamis sendiri kebanyakan pedagang menjual beras lokal yang berasal dari wilayah Kabupaten Ciamis sendiri, dan dari daerah Majenang. "Beras sintetis sangat berbahaya. Jika dikonsumsi akan mengakibatkan penyakit kanker. Sanksi bagi para pedagang yang terbukti menjual beras sintetik akan dikenakan undang-undang perlindungan konsumen dan kesehatan serta undang-undang pidana," tandasnya. Teti menuturkan, pihaknya akan terus melakukan sidak ke beberapa pasar dan pedagang beras ditingkat kecamatan - kecamatan dan desa - desa di Kabupaen Ciamis guna menekan peredaran beras sintetis yang saat ini marak diperjual belikan di kalangan masyarakat supaya tidak masuk ke Kabupaten Ciamis. (Riza M Irfansyah/ DEN)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA