Cagar Budaya di Braga, Pertaruhan Dada

Walikota Bandung, Dada Rosada mengeluhkan adanya bangunan cagar budaya di Braga 51 yang tidak terawat dan mengancam pengguna jalan. Bangunan tersebut dipandang mengancam karena tembok lantai duanya menjorok ke jalan, terlihat lapuk dan akan runtuh.

Cagar Budaya di Braga, Pertaruhan Dada

Oleh : M. Jatnika Sadili BANDUNG, FOKUSJabar.com : Walikota Bandung, Dada Rosada mengeluhkan adanya bangunan cagar budaya di Braga 51 yang tidak terawat dan mengancam pengguna jalan. Bangunan tersebut dipandang mengancam karena tembok lantai duanya  menjorok ke jalan, terlihat lapuk dan akan runtuh. [caption id="attachment_25431" align="aligncenter" width="460"] Walikota Bandung, Dada Rosada(Foto: M Jatnika Sadili)[/caption]   "Ini harus segera diperbaiki, karena mengancam warga dan pengguna jalan, baik pengendara kendaraan bermotor atau pejalan kaki," keluhnya saat meninjau langsung bangunan tersebut, di Jalan Braga 51, Jumat (8/2) sore. Dada menghimbau, kepada pemilik bangunan untuk segera memperbaikinya, karena pihaknya tidak dapat menghancurkan bangunan tersebut meskipun mengancam warga, karena bangunan di Braga termasuk cagar budaya kelas A. "Kalau kita hancurkan karena mengancam pun akan bermasalah, bisa di PTUN (Pengadilan Tata Usaha Negara-red) saya oleh pemiliknya," ucap Dada galau. Dia pun meminta jajaranya untuk berkoordinasi dengan Pengadilan serta jajaran terkait perihal kondisi bangunan tersebut, sambil memanggil pemilik untuk berbincang dan meminta segera memperbaiki. "Coba berkomunikasi dengan pengadilan dan kejaksaan serta yang lainnya bagusnya gimana. Karena ini pertaruhannya saya di PTUN kan atau mengancam warga," pungkasnya. Menurut Abud (30) warga sekitar mengatakan, bangunan tersebut sudah puluhan tahun dibiarkan kosong dan tidak terawat dan bangunan ini dulunya adalah bekas studio foto. "Ini memang sudah lama tidak dipakai, kalau tidak salah lebih dari 30 tahunan tidak terisi," ucapnya di lokasi yang sama. (NOER)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA