Aya-Aya Wae! Waktunya Tak Jelas, Kehujanan eh Wartawan Bersitegang dengan Keamanan Rumdin Wagub

Sesuai peraturan KPU dan izin cuti kampanye calon Gubernur Jawa Barat yang dikeluarkan, petahana diharuskan melepaskan semua fasilitas negara yang diberikan selama menjabat sebagai kepala daerah. Alhasil, cagub petahana pun mentaati dan menjalankan pera

Aya-Aya Wae! Waktunya Tak Jelas, Kehujanan eh Wartawan Bersitegang dengan Keamanan Rumdin Wagub

Oleh: Solihin BANDUNG,FOKUSJabar.com: Sesuai peraturan KPU dan izin cuti kampanye calon Gubernur Jawa Barat yang dikeluarkan, petahana diharuskan melepaskan semua fasilitas negara yang diberikan selama menjabat sebagai kepala daerah. Alhasil, cagub petahana pun mentaati dan menjalankan peraturan tersebut, dengan meninggalkan rumah dinas hari ini. Namun ada insiden yang terjadi saat hendak meliput pindahan Wagub Jabar Dede Yusuf  dari rumah dinas, saat itu para jurnalis televisi sempat bersitegang dengan petugas keamanan. "Jelas kami kecewa dengan perlakuan itu. Kami hanya dibiarkan di depan gerbang dengan kondisi hujan," tegas Jhon Hendra kontributor TV One, Rabu (6/2). Jhon mengaku datang ke kediaman Wagub atas undangan dari tim sukses Dede Yusuf. Bahkan undangan tersebut sudah didapat sejak siang. Namun memang waktunya tidak jelas, tim satu mengatakan pukul 15.00 WIB dan tim lainnya mengatakan pukul 19.00 WIB. "Sudah kecewa harus bolak-balik, sampai di lokasi pun kita harus cekcok dengan keamanan," papar Jhon. Jhon dan rekan wartawan televisi lainnya pun mempertanyakan ketidakjelasan tim Dede Yusuf dan keamanan rumah dinas wagub. Bahkan Jhon dan jurnalis lainnya merasa sudah dipermainkan dan harus menunggu di bawah guyuran hujan. Sekretaris BMC, Dadan Hendaya mengaku bahwa ada kesalahpahaman antara tim sukses dan petugas keamanan di kediaman Wagub. “Saya minta maaf atas ketidaknyamanan rekan media saat menjalankan tugasnya. Ini ada salah persepsi antara tim sukses dan keamanan,” kata Dadan melalui sambungan telepon, Rabu (6/2). Menurutnya, Dede Yusuf sudah merencanakan meninggalkan rumah dinas pada pukul 15.00 WIB atau sesuai dengan undangan kepada para jurnalis, namun Dede tiba-tiba kurang enak badan dan memutuskan beristirahat. Karena kondisi itulah, kemudian tim berinisiatif memundurkan jadwal pindah menjadi pukul 19.00 WIB. Karena setelah maghrib Dede merasa fit, dia pun mengajak segera pindah ke rumah kontrakan sementara. Kita lupa berkoordinasi dengan keamanan rumah Wagub. Akhirnya terjadi salah paham antara rekan jurnalis dengan petugas, saya minta maaf atas permasalahan  kepada rekan-rekan jurnalis," pungkasnya. (**)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA