800 Ribu Warga Bandung yang Belum Rekam e-KTP

Dari jumlah penduduk Kota Bandung terhitung tanggal 5 Februari 2013 yang mencapai 2,8 juta jiwa, hingga saat ini hanya tinggal sekitar 800 ribu warga Bandung yang belum melakukan perekaman KTP Elektronik. caption id attachment 26332 align alignce

800 Ribu Warga Bandung yang Belum Rekam e-KTP

Oleh : M. Jatnika Sadili BANDUNG, FOKUSJabar.com : Dari jumlah penduduk Kota Bandung terhitung tanggal  5 Februari 2013 yang mencapai 2,8 juta jiwa, hingga saat ini hanya tinggal sekitar 800 ribu warga Bandung yang belum melakukan perekaman KTP Elektronik. [caption id="attachment_26332" align="aligncenter" width="460"] Walikota Bandung, Dada Rosada(Foto: M Jatnika Sadili)[/caption]   "Warga Bandung yang wajib memliki E-KTP berjumlah 2,1 juta jiwa, dan sudah terekam data E-KTP sebanyak 1,2 juta jiwa," ujar Kepala Disdukcapil (Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil) Kota Bandung, Meivy Adha, di Kecamatan Bandung Kidul, Selasa (12/2). Menurutnya, adanya warga Bandung yang belum melakukan perekaman e-KTP atau KTP Elektronik ini karena berbagai alasan, salah satunya karena warga yang bersangkutan tidak sedang berada di Bandung. "Warga yang belum terekam E-KTP karena beberapa alasan. Misalnya warga itu berada di luar negeri, dan kerja di luar Kota Bandung. Serta adanya warga yang tidak melapor salah satunya melaporkan kematian warga sehingga belum tercatat," jelas Meivy. Dia berjanji untuk penuntasan sisa warga yang belum akan secepatnya dilaksanakan, dan bagi yang sudah terekan dan selesai pencetakan E-KTP siap di sebar secara bertahap ke 30 Kecamatan untuk dibagikan kepada warga melalui 151 Kelurahan. Ditempat yang sama, Walikota Bandung, Dada Rosada berharap proses perampungan KTP Elektonik tersebut segera diselesaikan namun tetap dengan pelayanan prima. "Ini harus secepatnya karena ini kebutuhan dan tetap harus dengan pelayanan pirma. Dan Bandung sudah baik masuk posisi ke empat di tingkat nasional tercepat," uajar Dada (NOER)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA