Universitas AS kecam pembunuhan Khashoggi seraya tetap bersama Saudi

Tahun lalu, perusahaan minyak Saudi, Aramco, menjanjikan dana USD25 juta kepada MIT untuk membiayai proyek penelitian energi

Universitas AS kecam pembunuhan Khashoggi seraya tetap bersama Saudi

WASHINGTON

Massachusetts Institute of Technology (MIT) pada Rabu mengatakan tidak akan memutus hubungannya dengan Arab Saudi, tetapi universitas itu mengutuk pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi.

"MIT benar-benar mengutuk pelanggaran HAM brutal, diskriminasi, dan penindasan karena perbedaan pendapat, termasuk pembunuhan Jamal Khashoggi," kata Presiden MIT Rafael Reif dalam sebuah surat.

Beberapa mahasiswa, dosen, dan anggota komunitas MIT menuntut universitas mengakhiri hubungannya dengan kerajaan setelah Khashoggi dibunuh di dalam Konsulat Saudi di Istanbul Oktober lalu.

Reif mengatakan dia "ngeri" dengan pembunuhan itu tetapi tidak berniat memutuskan hubungan dengan Arab Saudi, karena kerajaan mensponsori penelitian dan program pendidikan universitas.

Tahun lalu, perusahaan minyak Saudi, Aramco, menjanjikan dana USD25 juta kepada universitas untuk membiayai proyek penelitian energi.

"Pengalaman saya membuat saya memandang keterlibatan Saudi secara berbeda. Oleh karena itu, saya meyakini bahwa memutuskan hubungan yang sudah terjalin sejak lama secara tiba-tiba bukanlah keputusan terbaik," kata Reif.

Menurut dia, universitas akan membentuk komite penasihat untuk meninjau kembali keterlibatan internasional dengan pemerintah lain dan meninjau kemitraan di masa depan.

"Saya mulai mengenal banyak warga Saudi, termasuk alumni MIT, pejabat Saudi, dan pemimpin industri yang bekerja untuk memodernisasi masyarakat Saudi," kata dia lagi. 


TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA