PM Lee: Identitas China Singapura akan terus berkembang

Lee Hsien Loong berharap para pendatang baru China dapat menyesuaikan norma-norma sosial mereka dengan kekhasan lokal

PM Lee: Identitas China Singapura akan terus berkembang

JAKARTA

Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong meyakini identitas China Singapura akan terus berkembang sebagaimana tradisi perayaan Tionghoa dari waktu ke waktu, lansir Channel News Asia pada Senin.

Dalam pesan Tahun Baru Imlek, Lee mengatakan cara Singapura merayakan Tahun Baru Imlek mencerminkan bagaimana identitas Tionghoa di negara itu telah berevolusi selama bertahun-tahun.

Sejak 1970-an, kata Lee, orang Tionghoa Singapura telah berhenti membakar petasan karena membahayakan jiwa manusia kota Singapura yang padat.

Sebagai gantinya, kata Lee, para Tionghoa Singapura mulai menyemarakkan pesta dengan melakukan Parade Chingay pada 1973.

Lee mengatakan parade itu telah berevolusi dari waktu ke waktu.

Lee menyampaikan Parade Chingay sebelumnya hanya menampilkan budaya Tiongkok.

Namun seiring waktu, parade itu telah menjadi perayaan bagi semua etnis dan ras manusia.

"Keterlibatan semua etnis menambah kegembiraan dan kekayaan dalam perayaan, dan mencerminkan masyarakat multikultur kami yang unik," kata Lee.

Lee mengatakan seiring bertambahnya generasi dan imigran baru yang datang ke negaranya, identitas China Singapura akan terus berkembang.

"Para pendatang baru akan memperkaya warisan budaya kita dengan pengalaman hidup dan perspektif mereka yang berbeda," ujar Lee.

Lee berharap para pendatang baru China dapat menyesuaikan norma-norma sosial mereka dengan kekhasan lokal.

Menurut Lee, hal ini adalah cara bagi komunitas China untuk tetap bersemangat dan menjadikan Singapura lebih terbuka, dinamis, dan tangguh pada tahun-tahun mendatang.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA