Perundingan sengketa Sahara Barat dimulai di Jenewa

Maroko, Aljazair, Mauritania dan Front Polisario akan berpartisipasi dalam negosiasi yang dimediasi oleh PBB

Perundingan sengketa Sahara Barat dimulai di Jenewa

JENEWA

Perundingan pertama dalam enam tahun untuk mengakhiri sengketa yang telah berlangsung selama puluhan tahun di wilayah Sahara Barat dimulai pada Rabu di Jenewa.

Mantan Presiden Jerman Horst Kohler, yang juga utusan sekretaris jenderal PBB, membuka pertemuan yang diadakan untuk membantu mencapai solusi politik, adil, dan langgeng yang memungkinkan orang-orang Saharawi untuk menentukan nasibnya sendiri.

Perundingan dihadiri oleh menteri luar negeri Maroko, Aljazair, Mauritania, dan Front Polisario, kelompok separatis yang menyerukan kemerdekaan wilayah Sahara Barat Maroko di pantai barat laut Afrika.

Sahara Barat - sebuah wilayah besar di Maroko selatan - telah menjadi sumber perselisihan antara Rabat dan Front Polisario selama lebih dari empat dekade.

Setelah konflik selama bertahun-tahun, pada 1991 kedua pihak menandatangani gencatan senjata yang didukung PBB.

Sementara itu, Front Polisario sudah lama menyerukan referendum di Sahara Barat untuk memutuskan nasib politik kawasan tersebut.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA