Pasukan Prancis akan tetap berada di Suriah sampai ada solusi politik

Menlu Prancis menegaskan bahwa perang melawan Daesh belum berakhir dan tujuan utama kehadiran Prancis di Suriah adalah memberangus Daesh

Pasukan Prancis akan tetap berada di Suriah sampai ada solusi politik

PARIS

Prancis akan menarik diri dari Suriah ketika solusi politik sudah ditemukan.

"Kami pasti akan menarik diri [dari Suriah] jika ada solusi politik," kata Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Yves Le Drian kepada televisi CNews, Kamis.

Le Drian mengatakan pasukan Prancis ditempatkan di Irak dan Suriah untuk membantu Amerika Serikat (AS).

Dia juga menegaskan bahwa perang melawan kelompok teror Daesh belum berakhir dan tujuan utama kehadiran Prancis di Suriah adalah memberangus Daesh.

Menurut menlu Prancis itu, kelompok teror YPG / PKK - yang menggunakan nama SDF di Suriah - adalah sekutu terbesar negaranya di Suriah.

"Keputusan AS untuk menarik diri dari Suriah adalah keputusan serius karena SDF berada dalam situasi yang sulit," ungkap Le Drian.

Dia mengatakan Rusia memiliki tanggung jawab untuk menemukan solusi politik di negara yang dilanda perang itu karena Moskow telah mendukung rezim Bashar al-Assad.

Pada Desember, Presiden AS Donald Trump mengumumkan rencananya untuk menarik pasukan AS dari Suriah, sekaligus mengklaim bahwa pasukannya telah mengalahkan Daesh di sana.

Ankara sejak lama mengkritik AS karena bekerja sama dengan teroris PYD / YPG untuk memerangi Daesh di Suriah, karena menggunakan satu kelompok teror untuk melawan kelompok teror lainnya "tidak masuk akal". 


TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA