Mexico, Bolivia dukung Maduro sebagai presiden Venezuela

Presiden Venezuela memutuskan hubungan diplomatik dengan AS, sekaligus mempersilakan para diplomat Amerika untuk meninggalkan negara itu dalam waktu 24 jam

Mexico, Bolivia dukung Maduro sebagai presiden Venezuela

CARACAS, Venezuela

Meksiko dan Bolivia pada Rabu menyatakan dukungannya untuk Presiden Venezuela Nicolas Maduro setelah Washington mengakui Presiden Majelis Nasional Juan Guaido dari pihak oposisi sebagai presiden sementara.

Lewat Twitter, Presiden Bolivia Juan Evo Morales Ayma menyatakan solidaritas dengan rakyat Venezuela, dengan mengatakan Venezuela sedang menghadapi "serangan imperialis".

"Solidaritas kami dengan rakyat Venezuela dan @Nicolas Maduro selama jam-jam yang menentukan ini ketika cakar imperialisme sekali lagi mencoba merongrong demokrasi dan penentuan nasib sendiri rakyat Amerika Selatan. Kami tak akan jadi halaman belakang AS lagi," cuitnya.

Selain itu, juru bicara kepresidenan Meksiko Jesus Ramirez Cuevas menegaskan bahwa Meksiko akan tetap mengakui Maduro sebagai presiden.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Rabu mengumumkan bahwa Washington mengakui pemimpin oposisi Guaido sebagai presiden sementara.

Presiden Venezuela Nicolas Maduro telah mengecam pernyataan itu dan menyatakan negaranya memutuskan hubungan diplomatik dengan AS, sekaligus mempersilakan para diplomat Amerika untuk meninggalkan negara itu dalam waktu 24 jam.

Hal itu disampaikan oleh Maduro di hadapan para pendukungnya yang berkumpul di Istana Presiden di Caracas.




TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA