BPK: APBN dan APBD Sebesar-Besarnya untuk Kesejahteraan Rakyat

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI perwakilan Jabar akan terus mengingatkan Pemprov dan kabupaten kota agar dana yang tertuang dalam APBD paling besarnya diperuntukan untuk kesejahteraan rakyat. Kepala BPK RI Wilayah Jabar, Cornell Syarief Prawiradiningr

BPK: APBN dan APBD Sebesar-Besarnya untuk Kesejahteraan Rakyat

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI perwakilan Jabar akan terus mengingatkan Pemprov dan kabupaten/kota agar dana yang tertuang dalam APBD paling besarnya diperuntukan untuk kesejahteraan rakyat. Kepala BPK RI Wilayah Jabar, Cornell Syarief Prawiradiningrat mengaku, sejak awal sudah sepakat untuk mengawal pemerintah daerah ataupun pemerintah pusat agar pengelolaan anggaran bersifat transparan dan akuntabel. Hal itu akan terus dilakukan agar masing-masing daerah meraih penghargaan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). "Kami pun diingatkan agar APBN atau APBD sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat. Ke depan BPK akan mengarahkan perhatian pemeriksaan bahwa anggaran benar-benar digunakan untuk kesejahteraan rakyat," tegas Cornell usai penyerahan Laporan Keuangan Pemprov Jabar tahun 2014 di Kantor BPK RI Perwakilan Jabar di Jalan Moch Toha Bandung, Senin (30/3/2015). Menurutnya, semua itu bisa diwujudkan melalui kinerja dan keberhasilan program Pemda dalam mensejahterakan rakyat, sepertihalnya keberhasilan penyaluran dana hibah dan program-program kesejahteraan rakyat lainnya. "Audit kinerja akan terus diarahkan APBN untuk APBD. Tahun ini akan lebih fokus pada perbaikan manajemen," jelasnya. Dia mencontohkan pengelolaan manajemen beras pasca panen. Selam ini terjadi persoalan di kalangan petani setelah mereka panen. Hal itu terjadi karena harga jual beras pasti lebih rendah dan membuat petani tidak sejahtera. Dengan kata lain, harus ada perbaikan manajemen. "Kalau petaninya sejahtera, pekerjaan itu akan menjadi sesuatu yang diminati masyarakat. Dengan begitu, petani tidak akan meninggalkan pekerjaan itu apalagi menjual lahannya," tuturnya. (LIN)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA