Belgia serukan pemilu yang kredibel di Venezuela

Menlu Belgia menegaskan bahwa proses politik yang damai harus menjadi landasan pemilihan umum

Belgia serukan pemilu yang kredibel di Venezuela

ANKARA

Menteri luar negeri Belgia pada Jumat menyerukan pemilihan umum yang "kredibel" di Venezuela.

Didier Reynders menyatakan bahwa negaranya mendukung Majelis Nasional Venezuela, dan menegaskan bahwa proses politik yang damai harus menjadi landasan pemilu.

Pada Rabu, pemimpin oposisi, Juan Guaido menyatakan dirinya sebagai "presiden sementara" setelah demonstrasi besar-besaran di seluruh penjuru negeri untuk memprotes krisis ekonomi di negara itu.

Pengumuman itu diikuti oleh pernyataan dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mengakui Guaido sebagai presiden baru.

Malam sebelum Guaido mendeklarasikan dirinya, Wakil Presiden AS Mike Pence menjanjikan dukungan negaranya untuk Guaido, jika pemimpin Majelis Nasional Venezuela itu mengambil kendali pemerintah dari Presiden Nicolas Maduro.

Argentina, Kanada, Chili, Kolombia, Kosta Rika, Ekuador, Guatemala, Panama, dan Paraguay mengikuti jejak AS, sementara Bolivia dan Meksiko masih mengakui Maduro.

Maduro pun mengutuk keputusan negara-negara itu. Dia pun memutuskan hubungan dengan AS dan meminta diplomat Amerika untuk segera meninggalkan Venezuela.

AS menolak memenuhi permintaan Maduro, tetapi kemudian memulangkan sejumlah staf diplomatik dari Venezuela.


*Betul Yuruk turut melaporkan dari PBB

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA