RS Polri telah identifikasi 51 jenazah penumpang Lion Air JT-610

Saat ini tim DVI RS Polri masih mengidentifikasi jenazah lainnya

RS Polri telah identifikasi 51 jenazah penumpang Lion Air JT-610

JAKARTA 

Maskapai Lion Air mengatakan tim Disaster Victim Identificatioan RS Bhayangkara Polri telah mengidentifikasi 51 jenazah penumpang pesawat Lion Air JT-610 PK-LQP.

Corporate Communications Lion Air Danang Mandala mengatakan tujuh di antaranya diidentifikasi pada Rabu kemarin.

Ketujuh jenazah tersebut, ujar Danang, ketujuh penumpang itu seluruhnya laki-laki, bernama Kasan, Radika Wijaya, Sekar Maulana, Rio Ananda Pratama, Eling Sutikno, Sahabudin, dan bayi Rafezza Wijaya.

“Konfirmasi tersebut disampaikan Rabu pukul 20.15 WIB setelah ada kecocokan hasil tes forensic dan ante mortem dengan data DNA yang sudah diberikan pihak keluarga,” ujar Danang, Rabu malam, lewat surat elektronik.

Danang mengatakan bahwa pihaknya telah menyerahkan jenazah itu secara resmi ke pihak keluarga di RS Bhayangkara.

Saat ini, kata Danang, tim DVI RS Polri masih mengidentifikasi jenazah lainnya.

Selain itu, menurut Danang, pihaknya juga turut mendampingi keluarga penumpang di posko yang telah disediakan, yaitu di posko Cawang, RS Polr dan Tanjung Priok.

Pesawat Lion Air JT 610 PK-LQP berjenis Boeing 737 MAX 8 kecelakaan pada Senin di Laut Jawa, tepatnya di Perairan Karawang, Jawa Barat.

Ini merupakan pesawat baru Lion Air B 737-800 Max yang beroperasi sejak Agustus lalu dengan lama penerbangan 800 jam.

Pesawat berisikan 189 orang, sebanyak Sebanyak 181 orang di antaranya merupakan penumpang dan delapan lainnya awak pesawat.

Dari Jakarta, pesawat berangkat menuju Pangkal Pinang pukul 06.10 WIB dan hilang kontak setelah 13 menit mengudara.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA