Presiden Joko Widodo perkenalkan sepeda motor listrik buatan Indonesia

Gesits adalah hasil inovasi dari Perguruan Tinggi Institut Teknologi Sepuluh November, Surabaya, Jawa Timur

Presiden Joko Widodo perkenalkan sepeda motor listrik buatan Indonesia

JAKARTA

Presiden RI Joko Widodo melakukan uji coba sepeda motor bertenaga listrik bernama Gesits buatan dalam negeri di Istana Negara, Jakarta pada Rabu.

Sepeda motor listrik Gesits ini merupakan hasil inovasi dari Perguruan Tinggi Institut Teknologi Sepuluh November, Surabaya, Jawa Timur dan diproduksi di pabrik milik BUMN PT Wijaya Karya.

Jokowi, sapaan akrab Presiden, mengatakan setelah melewati tahapan uji coba, Gesits akan diproduksi massal. Dia menargetkan 60 ribu motor listrik bisa diproduksi dalam jangka waktu satu tahun.

"Ini uji coba sudah lama, sudah masuk juga ke uji semua. Tadi kita bicara masalah produksi," ujar Jokowi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, usai audiensi persiapan produksi massal Sepeda Motor Listrik Gesits.

Presiden Jokowi juga memastikan Gesits 100 persen buatan Indonesia. Meski begitu, Presiden Jokowi memastikan tidak akan memberlakukan proteksi terhadap Gesits di pasar sepeda motor.

"Saya kira konsumen harus diberikan pilihan, tidak bisa memproteksi sebuah barang. Itu tidak mendidik dalam industri usaha. Apapun asal harganya kompetitif, lebih efisien dibanding sepeda motor konvensional ya, akan disambut pasar," jelas dia.

Presiden Jokowi pun menekankan pemerintah hanya akan membantu industri sepeda motor listrik ini untuk bisa melewati sejumlah uji coba dan mempercepat perizinan.

Direktur Utama Wijaya Karya Tumiyana mengaku menginvestasikan Rp180 miliar untuk produksi Gesits. Tumiyana mengaku belum ada rencana ekspor, karena kebutuhan pasar di dalam negeri masih cukup tinggi.

"Penduduk kita 261 juta. Pemakai kendaraan bermotor 70 persen dari total. Sehingga market masih top di sini," jelas dia.

Layanan purna jual Gesits, lanut dia, sementara akan tersedia di wilayah Jawa-Bali. Menyusul setelah itu akan disediakan di SPBU milik PT Pertamina.

"Kita punya semua stasiun BBM, di situlah ganti baterai dan purna jualnya atau servis," tambah dia.

Dia pun yakin produksi sepeda motor Gesits ini tidak akan berhenti di tengah jalan karena memiliki kandungan lokal yang mencapai 87 persen.

"Sudah produksi 50.000 sepeda motor, itu 100 persen local content," tegas dia.

Hanya sejumlah suku cadang saja yang tidak diproduksi di dalam negeri, ujar Tumiyana, yakni lampu depan dan lampu sein sepeda motor.




TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA