Polisi tetap amankan Natal wilayah terdampak tsunami Selat Sunda

Masyarakat diminta melakukan pengamanan internal

Polisi tetap amankan Natal wilayah terdampak tsunami Selat Sunda

JAKARTA

Polisi tetap menempatkan pasukannya di gereja-gereja wilayah yang terkena bencana tsunami Selat Sunda, seperti Serang, Cilegon, Pandeglang dan wilayah lain.

“Kita tetap tempatkan pasukan di sana. Setiap gereja dua jam sebelum kegiatan, Brimob sterilisasi altar, tempat ibadah dan sekitarnya gereja,” ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri, Brigjen Dedi Prasetyo, di Jakarta, Senin.

Dia meminta masyarakat untuk bisa bekerja sama dengan aparat keamanan, mengizinkannya masuk, melakukan sterilisasi dan pemeriksaan.

Dia juga meminta masyarakat melakukan pengamanan internal, memeriksa tas pengunjung, memasang metal detektor dan waspada terhadap benda-benda mencurigakan.

Saat malam perayaan natal, rombongan Kapolri bersama dengan Panglima TNI, Kapolda Metro Jaya, Pangdam Jaya akan berkeliling Jakarta memastikan persiapan dan pengamanan perayaan di ibu kota.

“Untuk pengamanan ada 35 ribu anggota polisi dibantu TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan. Mereka aktif di tempat ibadah,” ujar Dedi.

“Ada bantuan dari Banser (pasukan para militer Gerakan Pemuda Anshor) dan Pemuda Muhammadiyah untuk membantu menjaga keamanan.”

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA