Polisi tangkap anggota Komdis PSSI terkait dugaan pengaturan skor

Polisi telah menangkap empat orang terkait kasus dugaan pengaturan skor hingga Jumat siang

Polisi tangkap anggota Komdis PSSI terkait dugaan pengaturan skor

JAKARTA

Tim Satuan Tugas Antimafia Bola menangkap anggota Komisi Disiplin Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI) Dwi Irianto alias ‘Mbah Putih’ terkait dugaan pengaturan skor.

“Dwi Irianto alias mbah putih sudah berhasil ditangkap di Yogyakarta,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo di Jakarta, Jumat.

Polisi telah menangkap empat orang terkait kasus dugaan pengaturan skor hingga Jumat siang.

Polisi lebih dulu menangkap anggota Komite Eksekutif PSSI Johar Lin Eng, bekas anggota Komisi Wasit Priyanto, dan wasit futsal Anik Yuni Artika Sari pada Kamis, 27 Desember.

Penyidik telah menetapkan keempatnya sebagai tersangka dan akan memeriksa keterlibatan mereka dalam dugaan pengaturan skor, lanjut Dedi.

Polisi juga memeriksa sejumlah petinggi PSSI pada Jumat, yakni Ketua Komisi Disiplin PSSI Asep Adwin dan Sekretaris Jenderal PSSI Ratu Tisha.

Dedi mengatakan penyidik juga memanggil bekas anggota Komite Eksekutif PSSI Hidayat, namun Hidayat belum mengonfirmasi kehadirannya.

“Tidak menutup kemungkinan tersangka akan bertambah, pemeriksaan saksi akan membuat peristiwa itu semakin terang,” tutur dia.

Penyidik memeriksa petinggi PSSI untuk menggali sistem regulasi dan pengawasan dari badan yang mengendalikan sepak bola di Indonesia, lanjut Dedi.

“Otomatis dari sisi regulasi dan sistem, PSSI yang mengawasi, termasuk wasit dan pemain juga di bawah kontrol PSSI,” kata Dedi.

Sebelumnya, Polri membentuk Satgas Antimafia Bola dengan 145 anggota berdasarkan instruksi Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

Pembentukan satgas merupakan respons Polri atas masukan masyarakat melalui sejumlah media terkait isu pengaturan skor dalam pertandingan sepak bola.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA