Polisi dan TNI kejar pelaku pembunuhan pekerja Trans Papua

Pengamanan di wilayah Kabupaten Nduga akan terus ditingkatkan menyusul adanya kejadian itu

Polisi dan TNI kejar pelaku pembunuhan pekerja Trans Papua

JAKARTA

Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto memerintahkan Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto untuk mengejar pelaku pembunuhan terhadap 31 pekerja proyek Trans Papua di Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua.

Menteri Wiranto menyebut pelaku harus ditangkap agar kasus serupa tidak terulang kembali.

"Segera dilakukan pengejaran habis-habisan," tegas Wiranto di kantornya pada Selasa.

Mantan Panglima ABRI ini menilai tindakan yang dilakukan Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) tersebut sangat biadab.

"Mereka sudah berbakti berjuang untuk kebaikan Papua, Lalu ditembakin, dibunuh, ini tentu hal yg sangat tak terpuji, saya tidak habis pikir," tambah dia.

Wiranto menegaskan pengamanan di wilayah Kabupaten Nduga akan terus ditingkatkan menyusul adanya kejadian itu.

Dia juga memastikan pembangunan di Papua akan terus dilanjutkan.

Sebelumnya, Kepolisian Daerah Papua membenarkan adanya penembakan terhadap 31 pekerja proyek Trans Papua di Kali Yigi dan Kali Aurak, Kabupaten Nduga oleh KKSB.

Puluhan pekerja tersebut dilaporkan telah meninggal dunia.

TNI menyebut KKSB pimpinan Egianus Kogoya merupakan pelaku pembunuhan terhadap 31 pekerja tersebut.

Kepala Penerangan Kodam XVII/ Cendrawasih Kolonel Inf Muhammad Aidi mengatakan kelompok tersebut juga menyandera dan memerkosa guru di Distrik Mapenduma pada Oktober lalu.

Aidi menyebut kelompok tersebut memiliki senjata standar militer NATO.

Berdasarkan data intelijen TNI, sebagian senjata api tersebut berasal dari hasil rampasan yang dilakukan terhadap TNI dan Polri.

Aidi menyebut ada senjata yang berasal dari negara lain.

Namun, dia tidak memastikan dari negara mana senjata tersebut berasal.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA