Polisi : Ada empat orang selamat dari penembakan di Papua

Dari keempat orang ini, aparat keamanan mendapat informasi bahwa pos TNI di Distrik Mbuma telah hancur akibat diserang dan satu personel TNI tewas

Polisi : Ada empat orang selamat dari penembakan di Papua

JAKARTA

Tim gabungan TNI dan Polri berhasil menemukan empat orang yang selamat dari penembakan di Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua.

Keempatnya kemudian dievakuasi ke Wamena.

Dua orang di antaranya merupakan pekerja Trans Papua dari PT Istaka Karya, yakni Martinus Sampe dan Jefrianto.

Martianus mengalami luka akibat tembakan di kaki kiri, sementara Jefrianto luka di pelipis kiri.

Sementara dua orang lainnya yakni karyawan Telkomsel bernama Irawan dan petugas puskesmas bernama John.

Mereka ditemukan oleh aparat keamanan di Distrik Mbuma.

Mbuma merupakan distrik terdekat dengan Yigi dengan jarak sekitar dua jam jika ditempuh dengan berjalan kaki.

Dari keempat orang ini, tim mendapat informasi bahwa pos TNI di Distrik Mbuma telah hancur akibat diserang. Akibatnya satu anggota TNI meninggal.

Penyerangan dilakukan oleh kelompok Egianus Kogoya.

“KKB (Kelompok Kriminal Bersenjata) saat melakukan penyerangan terhadap Pos TNI dengan dukungan masyarakat kurang lebih sebanyak 250 orang,” ujar Kepala Bidang Humas Polda Papua Komisaris Besar Polisi Ahmad Musthofa melalui keterangan tertulis pada Selasa.

Tim gabungan yang terdiri dari 153 personel TNI dan Polri itu berangkat dari Wamena menuju Distrik Yigi sejak Selasa.

Pada Senin, 3 Desember sekitar pukul 15.30 WIT, aparat keamanan mendapat informasi dari masyarakat bahwa telah terjadi penembakan terhadap para pekerja proyek Istaka Karya yang sedang membangun jembatan di Kali Yigi dan Kali Aurak.

Berdasarkan informasi itu, penembakan berlangsung pada Minggu, 2 Desember. Diketahui ada 31 orang tewas.

Penembakan diduga dilakukan oleh Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB).

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA