Polisi: 27 kasus pembakaran kendaraan di Jawa Tengah bersifat terencana

Pelaku pembakaran diduga dari satu kelompok yang sama dengan tujuan membuat masyarakat resah, ujar juru bicara Polri

Polisi: 27 kasus pembakaran kendaraan di Jawa Tengah bersifat terencana

JAKARTA 

Polisi menduga sejumlah kasus pembakaran kendaraan di wilayah Jawa Tengah dilaksanakan dengan terencana.

Polisi mencatat telah ada 27 kasus pembakaran kendaraan di Kendal, Kabupaten Semarang, dan Kota Semarang sejak akhir Desember 2018.

“Dari analisa sementara dari tim khusus, dugaannya memang sudah direncanakan,” kata Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Komisaris Besar Syahar Diantono di Jakarta, Rabu.

Pelaku pembakaran, sambung dia, memiliki motif untuk menimbulkan keresahan.

“Sejauh ini tidak ada barang yang hilang atau motif ekonomi yang ditemukan,” ujar Syahar.

Polisi masih mengusut pelaku 27 kasus pembakaran sejak akhir Desember lalu di Semarang dan Kendal. Mereka diduga dari satu kelompok yang sama.

“Data-data terkait pelaku sudah didapat, sedang diolah dari beberapa tempat kejadian perkara,” kata dia.

Pelaku menyasar kendaraan-kendaraan yang terparkir di depan rumah, di tepi jalan, atau di tempat umum lain.

Mereka melakukan aksi sekitar pukul 02.00 hingga 05.00 dini hari menggunakan botol berisi bensin, korek, dan kain.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA