Pengusaha: Pembunuhan Papua hambat pengembangan pusat ekonomi baru

Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Rosan Roeslani mengatakan pembunuhan ini tidak hanya menimbulkan ketakutan tetapi menghambat proses pembangunan

Pengusaha: Pembunuhan Papua hambat pengembangan pusat ekonomi baru

JAKARTA

Para pengusaha menyesalkan aksi pembunuhan 31 orang pekerja pembangunan jembatan jalur Trans Papua, yang dinilai akan menghambat pengembangan pusat-pusat ekonomi baru di daerah itu.

Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Rosan Roeslani mengatakan pembunuhan ini tidak hanya menimbulkan ketakutan tetapi menghambat proses pembangunan.

“Pembangunan ini sesungguhnya dibutuhkan sekali oleh masyarakat di Papua,” ujar Rosan dalam siaran persnya, Selasa.

Menurut Rosan, Presiden Joko Widodo memberikan perhatian besar terhadap pembangunan Papua. Dia telah delapan kali mengunjungi Papua dan mempercepat proses pembangunan jalan dan proyek infrastruktur pendukung lainnya.

“Ini sebenarnya harapan baru bagi Papua,” ujar dia.

Rosan berharap, TNI dan Polri segera bisa mengatasi masalah ini dan bisa memberikan rasa aman bagi para pekerja.

“Kita tentunya sangat berharap peranan TNI dan polisi. Sehingga bisnis dijalankan dengan tenang, kita bisa mendapatkan rasa aman karena ini juga akan mempengaruhi investasi daerah tersebut,” pungkas Rosan.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA