KNKT cari kotak hitam dan serpihan utama pesawat Lion Air

Tim pencarian mengerahkan kapal-kapal navigasi yang dilengkapi scan sonar untuk menentukan lokasi serpihan pesawat

KNKT cari kotak hitam dan serpihan utama pesawat Lion Air

JAKARTA

Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mengatakan saat ini pihaknya bersama Badan SAR Nasional dan TNI tengah mencari kotak hitam dan serpihan utama badan pesawat Lion Air JT-610 yang jatuh di Tanjung Karawang.

Kepala KNKT Soerjanto Tjahjono mengatakan bahwa serpihan-serpihan yang muncul di permukaan saat ini sudah diamankan.

“Sekarang kita berkonsentrasi mencari serpihan utama dengan mengerahkan kapal-kapal navigasi yang dilengkapi scan sonar untuk menentukan lokasi serpihan pesawat itu,” ujar Soerjanto, Senin, dalam siaran pers.

Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi memastikan bahwa pesawat Lion Air JT-610 yang hilang kontak pagi ini jatuh di Laut Jawa, tepatnya di sebelah utara Kota Bekasi.

Pesawat tersebut, lanjut Budi, mengangkut 189 orang. Sebanyak 181 orang di antaranya merupakan penumpang dan delapan lainnya awak pesawat.

Ini merupakan pesawat baru Lion Air B 737-800 Max, kata Budi, yang beroperasi sejak Agustus lalu.

“Pesawat baru, dengan lama penerbangan sebanyak 800 jam,” ungkap dia.

Direktur Operasional Lion Air Capt. Daniel Putut mengatakan bahwa pihaknya akan memenuhi hak dan tanggung jawab korban sesuai aturan yang berlaku.

Saat ini, lanjut Daniel, Lion Air mengakomodasi pemberangkatan keluarga korban menuju Jakarta.

Pesawat Lion Air JT-610 berjenis Boeing 737 MAX 8 kecelakaan pada Senin di Tanjung Karawang.

Pesawat berangkat dari Jakarta menuju Pangkal Pinang pukul 06.10 WIB ini dijadwalkan tiba di Pangkal Pinang pukul 07.10 WIB, namun hilang kontak setelah 13 menit mengudara.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA