Jokowi minta waktu seminggu naikkan harga gula sesuai aspirasi petani

Ketua Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) Sumitro Samadikun mengeluh kepada Presiden mengenai rendahnya harga gula yang dibeli Bulog

Jokowi minta waktu seminggu naikkan harga gula sesuai aspirasi petani

JAKARTA

Presiden Joko Widodo akan menaikkan harga gula yang dibeli oleh Badan Urusan Logistik (Bulog) sesuai permintaan petani tebu seraya meminta waktu seminggu untuk mengabulkan permintaan tersebut.

Para petani tebu yang menginginkan kenaikan harga gula petani dari sebelumnya Rp9700 per kg menjadi Rp10.500 per kg.

Jokowi – sapaan Presiden – menyampaikan niatnya tersebut saat menerima para petani tebu dalam acara silaturahmi di Istana Negara, Jakarta pada Rabu.

Dalam pertemuan tersebut para petani dari sejumlah daerah mengeluhkan mengenai sejumlah permasalahan yang dihadapi petani tebu di antaranya mengenai impor yang merugikan petani dan harga gula serta bocornya gula rafinasi di pasaran.

Menurut Ketua Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) Sumitro Samadikun dalam laporannya mengatakan kondisi petani saat ini mengalami kesulitan karena adanya kebijakan impor yang dilakukan pemerintah.

"Agak sulit menjual gula kami di pasar karena barangkali, maksud bapak [Presiden RI} yang begitu mulai untuk berikan pelayanan kepada konsumen dengan cara impor agar lebih dari kebutuhan," ujar Sumitro di hadapan Presiden.

Sumitro juga mengeluh kepada Presiden mengenai rendahnya harga gula yang dibeli Bulog yakni Rp9700 per kg.

Padahal menurut dia, Biaya Pokok Produksi (BPP) mencapai Rp10.500 per kg.

"Mohon, setidaknya 2019 ini, gula petani dapat diamankan di BPP Rp10.500. Insya Allah kalau hari ini kami bisa dapatkan pencerahan ini, semangat petani tebu Indonesia akan sangat besar. Dan akan lebih menggelora lagi.," kata dia.

Joko Widodo pun mengaku akan mempertimbangkan kembali permintaan para petani tebu.

"Harga minta naik ke Rp10.500, tolong diberi waktu seminggu saya akan undang Pak Sumitro dan mungkin dari DPD nanti saya undang dari APTRI bicara soal ini, jangan saya baru tau terus minta diputuskan," tambah dia.

Joko Widodo yang akrab disapa Jokowi itu pun berjanji untuk merevitalisasi pabrik gula menyusul banyaknya pabrik gula di daerah yang tidak lagi berproduksi.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA