Indonesia siapkan inovasi tingkatkan kepuasan haji 2019

BPS sebelumnya mengumumkan Indeks kepuasan jemaah haji Indonesia (IKJHI) di Arab Saudi pada 2018 meningkat menjadi 85,23

Indonesia siapkan inovasi tingkatkan kepuasan haji 2019

JAKARTA

Indonesia lewat Kementerian Agama bersiap melakukan sejumlah inovasi untuk meningkatkan indeks kepuasan penyelenggaraan ibadah haji pada 2019.

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin langkah pertama yang akan dilakukan adalah penerapan fast track pada seluruh bandara pemberangkatan.

“Kalau tahun ini baru dapat kita laksanakan di Bandara Sokarno Hatta, maka usahakan tahun depan sudah dapat dilaksanakan di seluruh bandara,” kata Menteri Lukman dalam rilis Kemenag pada Kamis.

Kedua, penempatan jemaah haji berdasarkan sistem zonasi. Hal ini menurut, Menteri Lukman, bertujuan meningkatkan kenyamanan sekaligus pelayanan bagi jemaah di tanah suci.

Dia mengatakan tentu jemaah haji lebih senang ditempatkan dengan rekan-rekan satu daerahnya agar lebih mudah berkomunikasi.

“Ini juga memudahkan kita bila ingin menentukan menu katering. Sehingga akan lebih dekat seleranya dengan masing-masing jemaah,” kata Menteri Lukman.

Ketiga, penggunaan air conditioner di Arafah. Menurut Menteri Lukman, hal ini perlu menjadi perhatian, karena dalam survei Badan Pusat Statistik (BPS) disebutkan bahwa pelayanan di Arafah, Muzdalifah dan Mina memperoleh nilai paling rendah, yakni 82,60.

Sementara pelayanan di Makkah memperoleh indeks 87,34 dan pelayanan di Madinah memiliki indeks 85,37.

Keempat, Menteri Lukman berharap pada penyelenggaraan haji 2019, Direktorat Penyelenggaraan Haji dan Umrah menyiapkan sistem pelaporan petugas digital.

“Seluruh petugas kita harus sudah bisa melakukan pelaporan secara digital. Siapkan dalam sebuah aplikasi terintegrasi,” pesan Menteri Lukman.

Sementara, penguatan manasik haji menjadi hal kelima yang perlu mendapatkan perhatian penyelenggaraan haji 2019.

“Kita perlu memperkuat manasik hajinya. Kita perlu memikirkan terkait inovasi manasik haji, dengan membuat audio visual atau lain sebagainya,” tandas Menteri Lukman.

BPS sebelumnya mengumumkan Indeks kepuasan jemaah haji Indonesia (IKJHI) di Arab Saudi pada 2018 meningkat menjadi 85,23.

Angka ini menunjukkan layanan pemerintah kepada jemaah haji Indonesia telah memenuhi kriteria “sangat memuaskan”.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA