Indonesia akan deportasi 193 Imigran asal Bangladesh di Medan

Para imigran rencananya akan berangkat ke Malaysia untuk bekerja

Indonesia akan deportasi 193 Imigran asal Bangladesh di Medan

JAKARTA

Pemerintah akan mendeportasi 193 imigran asal Bangladesh di Medan, Sumatera Utara yang diduga menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (human trafficking).

Sebanyak 193 imigran asal Bangladesh ditemukan kelaparan di sebuah ruko di Medan, Sumatera Utara pada Selasa malam lalu.

Mereka kini berada di rumah detensi imigrasi dan akan segera dideportasi ke negara asal.

“Secepatnya akan kami deportasi, saat ini masih tahap pencocokan dokumen,” tutur Kepala Imigrasi Kelas 1 Khusus Medan Ferry Monang kepada Anadolu Agency, Jumat.

Menurut Ferry, para imigran itu rencananya akan diberangkatkan ke Malaysia untuk bekerja melalui jalur ilegal.

Mereka berjenis kelamin laki-laki dan rata-rata berusia produktif di atas 20 tahun.

“Mereka di Medan hanya sementara sebelum berangkat ke Malaysia. Saya belum tahu mereka di sana akan kerja apa,” kata Ferry.

Ferry menerangkan para imigran ini masuk ke Indonesia secara resmi melalui Yogyakarta dan Bali secara bergelombang.

“Mereka berpura-pura seperti wisatawan, jadi tidak langsung satu rombongan sekali datang,” ujar dia.

Dia menduga para imigran merupakan korban perdagangan orang (human trafficking), namun pemilik dari ruko tempat penampungan sementara mereka masih belum diketahui.

“Kami akan kumpulkan bukti-bukti, kalau kuat tentu akan diusut ke arah human trafficking,” kata dia.

Kepala Bidang Humas Polda Sumatera Utara AKBP Tatan Dirsan mengatakan polisi juga akan mengusut kasus ini.

“Kami tetap menyelidiki kasus itu bersama pihak imigrasi,” kata dia ketika dihubungi.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA