Gempa Situbondo: Guncang Bali, 3 tewas

Korban tewas merupakan warga Sumenep yang tertimpa tembok rumah roboh karena gempa

Gempa Situbondo: Guncang Bali, 3 tewas

JAKARTA

Badan Nasional Penanganan Bencana (BNPB) mengatakan tiga warga Sumenep, Jawa Timur, tewas setelah gempa berkekuatan M 6,4 mengguncang Situbondo, Kamis dini hari.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, mengatakan selain itu terdapat delapan warga Sumenep lainnya yang terluka.

“Korban tewas dan terluka akibat tertimpa tembok rumah yang roboh karena gempa,” kata Sutopo, Kamis, dalam siaran pers.

Sutopo juga mencatat terdapat 25 unit rumah di Kabupaten Sumenep rusak.

Saat ini, ujar Sutopo, petugas setempat masih melakukan pendataan dampak gempa tersebut.

Gempa bumi berkekuatan M 6,4 mengguncang Situbondo, Jawa Timur, Kamis pukul 01.44 WIB.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan bahwa pusat gempa berada di 61 kilometer sebelah timur laut Situbondo, di laut kedalaman 10 kilometer dan tidak berpotensi tsunami.

Guncangan gempa itu terasa di sejumlah wilayah di Jawa Timur, bahkan hingga Bali.

Beberapa bulan belakangan, Indonesia diguncang dua bencana besar, yaitu gempa Lombok sejak akhir Juli 2019 yang mengakibatkan ribuan orang tewas dan puluhan ribu lainnya mengungsi. Juga gempa berkekuatan M 7,4 yang mengguncang Sulawesi Tengah, pada Jumat 28 September 2018 lalu, disusul oleh tsunami.

BMKG mencatat hingga Rabu pukul 09.00 WIB sudah terjadi 526 gempa susulan di Sulawesi Tengah, dengan tren menurun. Sebanyak 17 di antaranya terasa.

BMKG juga mencatat terdapat 2.045 orang tewas akibat gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah tersebut.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA