BI perkirakan inflasi November tetap rendah

Hingga minggu pertama November, inflasi berada pada level 0,16 persen month to month

BI perkirakan inflasi November tetap rendah

JAKARTA

Bank Indonesia memprediksi inflasi November masih akan tetap rendah, berdasarkan survei pemantauan harga.

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan hingga minggu pertama November, inflasi berada pada level 0,16 persen month to month. Sementara secara year to date inflasi sebesar 2,39 persen dan year on year sebesar 3,12 persen.

“Sejumlah komoditas penyumbang inflasi antara lain bawang merah, beras, bensin, dan emas,” ujar Perry, Jumat di Jakarta.

Komoditas penyumbang deflasi pada minggu pertama November, jelas Perry, adalah ayam ras dan beberapa jenis sayur-sayuran.

“Dengan perkembangan inflasi yang rendah kami perkirakan sampai akhir tahun inflasi akan lebih rendah lagi dari perkiraan kami semula sebesar 3,2 persen year on year,” tegas Perry.

Dengan inflasi rendah sepanjang tahun ini, dia menambahkan akan mendorong tekanan inflasi 2019 yang lebih rendah lagi dari perkiraan BI sebelumnya 3,6 persen.

Perkiraan inflasi 2019, menurut dia, sudah mempertimbangkan pertumbuhan ekonomi tahun depan pada kisaran 5,1-5,5 persen.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA