BI: Optimisme konsumen terjaga di zona optimis

Tetap terjaganya optimisme konsumen terutama ditopang oleh terjaganya ekspektasi terhadap kondisi ekonomi ke depan

BI: Optimisme konsumen terjaga di zona optimis

JAKARTA

Survei Konsumen Bank Indonesia pada Oktober 2018 mengindikasikan bahwa optimisme konsumen tetap terjaga.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Agusman dalam keterangannya, Selasa, mengatakan hal ini terindikasi dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Oktober 2018 yang tetap berada dalam zona optimis (di atas 100) yakni 119,2, meski tidak setinggi IKK bulan sebelumnya yang sebesar 122,4.

“Tetap terjaganya optimisme konsumen terutama ditopang oleh terjaganya ekspektasi terhadap kondisi ekonomi ke depan,” ungkap Agusman.

Meski demikian, lebih rendahnya IKK pada Oktober menurut dia, terutama dipengaruhi oleh optimisme konsumen terhadap kondisi ekonomi saat ini yang cenderung menurun terlihat dalam Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini yang turun dari 110,2 pada bulan September menjadi 106,2 pada Oktober.

“Penurunan Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) terdalam terjadi pada persepsi konsumen terhadap ketersediaan lapangan kerja saat ini,” lanjut dia.

Pada Oktober 2018, keyakinan konsumen terhadap ketersediaan lapangan kerja melemah. Agusman menyebut hal ini terlihat dari Indeks Ketersediaan Lapangan kerja turun dari 98,6 pada September menjadi 91,9 pada Oktober.

Penurunan Indeks Ketersediaan Lapangan Kerja dalam survei BI, terjadi pada hampir seluruh kategori pendidikan responden. Dan yang terdalam terjadi pada responden berpendidikan akademi.

Sementara dari sisi usia, penurunan indeks terjado pada sebagian besar kategori usia responden 20-30 tahun.

Selanjutnya, Agusman menambahkan dalam Survei Konsumen BI terlihat bahwa Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) tetap tinggi, ditopang ekspektasi penghasilan pada 6 bulan mendatang. Meski begitu, angka IEK turun dari 134,5 pada September menjadi 132,2 pada Oktober.

Tekanan kenaikan harga pada 3 bulan mendatang ungkap dia, diperkirakan sedikit menurun dibandingkan bulan sebelumnya, didukung oleh persepsi positif konsumen terhadap ketersediaan barang dan jasa yang terjaga dan stabilnya harga BBM Subsidi.

Hal ini terlihat dalam Indeks Ekspektasi Harga 3 bulan yang akan datang pada Oktober sebesar 176,4 atau lebih rendah dari bulan sebelumnya yang sebesar 177,1.

Hasil survei juga menunjukkan ekspektasi konsumen terhadap tekanan harga akan terus mengalami penurunan pada 6 dan 12 bulan mendatang, seiring distribusi barang yang lancar dan meningkatnya ketersediaan barang, terutama kebutuhan pokok.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA