Australia bantu download FDR kotak hitam Lion Air

KNKT menyampaikan proses download FDR membutuhkan banyak tenaga

Australia bantu download FDR kotak hitam Lion Air

JAKARTA

Australia memberikan bantun dalam proses download data Flight Data Recorder (FDR) kotak hitam Lion Air PK-LQP yang jatuh di perairan Karawang.

Ketua Subkomite Kecelakaan Penerbangan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Capt Nurcahyo menyampaikan investigator dari Australian Transport Safety Bureau (ATSB) dijadwalkan tiba di Indonesia pada Sabtu sore.

Menurut Nurcahyo, investigator Australia akan sangat membantu karena proses download membutuhkan banyak tenaga.

“Prosesnya ditangani 2-3 orang tidak cukup," ujar Ketua Subkomite Kecelakaan Penerbangan KNKT Capt Nurcahyo dalam konferensi pers di Jakarta pada Sabtu.

Selain Australia, kata Nurcahyo, Amerika Serikat mengirimkan wakilnya untuk menginvestigasi penyebab kecelakaan Lion Air PK-LQP.

Sedangkan Singapura membantu dalam pencarian CVR kotak hitam yang hingga saat ini belum ditemukan.

Arab Saudi juga mengirimkan bantuan observer untuk mempelajari pengananan kecelakaan.

Namun observer Saudi tidak berhak menerima data kecelakaan karena izinnya hanya untuk belajar.

“Statusnya observer dan tak boleh terima data," kata Nurcahyo.

Basarnas pada Kamis telah menemukan kotak hitam pertama berjenis FDR di kedalaman 30 meter, tak jauh dari lokasi pesawat kehilangan kontak.

Namun kotak hitam berjenis FDR tersebut ditemukan dalam kondisi patah dan terpotong dua bagian.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA