20 etnis Rohingya ditampung kantor imigrasi Langsa

Tidak ada etnis Rohingya yang membawa dokumen resmi

20 etnis Rohingya ditampung kantor imigrasi Langsa

Imigrasi Aceh pada Rabu menyampaikan sebanyak 20 etnis Rohingya yang terdampar di Aceh kini telah ditampung di kantor imigrasi Kotamadya Langsa.

Mereka telah melalui proses pengecekan kesehatan dan kini menempati musala yang berada di kantor imigrasi.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Langsa Mirza Akbar belum dapat memastikan sampai kapan mereka akan menampung para pencari suaka itu.

Namun dia menepis informasi para etnis Rohingya tersebut akan dibawa ke Medan.

“Kami masih melakukan komunikasi dengan pihak-pihak terkait persoalan ini,” ujar Mirza kepada Anadolu Agency.

Mirza menyampaikan warga Rohingya yang terdampar tersebut semuanya berjenis kelamin laki-laki dan berada dalam kondisi sehat.

Para petugas juga telah memberi makanan kepada para pengungsi itu.

Namun tidak ada satu pun dokumen resmi yang dibawa warga Rohingya itu.

Salah satu warga Rohingya Amir Ali, 28, mengatakan kondisi mereka di Myanmar tidak aman karena masih terjadi konflik.

Situasi ini, kata Amir, membuat mereka pergi bermodalkan perahu dengan tujuan Malaysia.

Namun di tengah perjalanan, hujan deras dan angin badai menghantam kapal mereka.

“Saat menghindari badai, kami akhirnya sampai ke sini (Kuala Idi, Aceh Timur),” kata Amir.

Sebanyak 20 warga Rohingya asal Myanmar terdampar di bibir pantai Kuala Idi, Kecamatan Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur, pada Selasa.

Mereka datang dengan perahu kecil berbahan kayu setelah terombang-ambing di lautan.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA