16 korban sipil dari penembakan KKSB di Papua ditemukan meninggal

Identitas korban belum diidentifikasi, sehingga belum bisa dipastikan apakah seluruhnya merupakan karyawan PT Istaka Karya

16 korban sipil dari penembakan KKSB di Papua ditemukan meninggal

JAKARTA

Sebanyak 16 korban sipil ditemukan meninggal dunia akibat penembakan oleh Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) di Nduga, Papua. Namun hingga kini  identitas korban belum diidentifikasi.

Jenazah belasan korban tersebut ditemukan dari hasil penyisiran dan pengejaran aparat TNI-Polri di Distrik Yigi dan Distrik Mbua yang dilakukan hingga Kamis pagi.

“Identitas korban meninggal dunia belum teridentifikasi sehingga belum bisa dipastikan apakah keseluruhan 16 korban tersebut adalah karyawan PT Istaka Karya,” kata Wakil Kepala Penerangan Kodam XVII/Cendrawasih Letnan Kolonel Infanteri Dax Sianturi, Kamis.

Jumlah jenazah yang ditemukan ini bertambah. Sebelumnya pada Rabu malam, TNI-Polri menemukan 15 jenazah di area Puncak Tabo.

Selain itu, ada tiga orang yang ditemukan dalam kondisi selamat yakni Johny Arung, Tarki, dan Mateus. Di antara ketiganya, Johny Arung ditemukan dalam keadaan lemas.

Dengan begitu, ada total 15 orang yang sejauh ini ditemukan selamat. Tujuh orang di antaranya adalah Karyawan Istaka Karya, enam orang pekerja bangunan Puskesmas Mbua, dan dua orang pekerja SMP Mbua.

Tim juga menemukan korban dari pihak TNI-Polri. Satu orang prajurit TNI meninggal dunia, kemudian satu prajurit TNI dan satu anggota Polri mengalami luka tembak.

Evakuasi Hari Ini

Dax menuturkan evakuasi korban akan dimulai pada hari ini. Evakuasi dilaksanakan menggunakan helikopter ke Timika.

“Rencana evakuasi dilakukan mulai hari ini namun sewaktu-waktu bisa berubah dengan tetap mempertimbangkan faktor cuaca dan keamanan,” kata Dax.

Sebelumnya helikopter yang mengevakuasi jenazah Anggota Yonif 755/Yalet, Serda Handoko pada Rabu 5 Desember lalu sempat ditembaki.

Saat itu jenazah Handoko hendak dibawa ke Kenyam. Namun kejadian ini tidak mempengaruhi proses evakuasi.

“Betul (ditembaki). Tapi tidak berpengaruh terhadap kelancaran proses evakuasi,” kata Dax.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA