Melakukan Perampasan Kendaraan, Adira Finance Kota Banjar Dipolisikan

Ade Krisna Irawan (33) warga Desa Bangunharja, Kecamatan Cisaga, Kabupaten Ciamis melaporkan Adira Finance Cabang Kota Banjar kepada kepolisian karena diduga telah melakukan perampasan kendaraan miliknya. Dia melaporkan Adira Finance setelah kendaraan be

Melakukan Perampasan Kendaraan, Adira Finance Kota Banjar Dipolisikan

CIAMIS, FOKUSJabar.com: Ade Krisna Irawan (33) warga Desa Bangunharja, Kecamatan Cisaga, Kabupaten Ciamis melaporkan Adira Finance Cabang Kota Banjar kepada kepolisian karena diduga telah melakukan perampasan kendaraan miliknya. Dia melaporkan Adira Finance setelah kendaraan bermotor miliknya dirampas saat dirinya tengah melakukan perjalanan. Krisna mengungkapkan pihak finance mengambil kendaraan dengan alasan telat membayar angsuran utang piutang selama 3 bulan. Finance pun menggunakan debt colektor untuk penarikan kendaraan yang masih dalam masa kontrak selama 36 bulan. "Debt colektor itu memaksa saya untuk menyerahkan motor sewaktu perjalanan pulang. Padahal, saya tidak ada niatan untuk mangkir tidak membayar kewajiban angsuran kendaraan," kata dia, Jumat (22 (9/2017). Setelah kendaraan sudah ditarik pihak finance, esok harinya Krisna mendatangi kantor Adira Finance dengan niat untuk membayar piutang beserta denda. Anehnya, pihak Adira tidak menerima dengan dalih telah jatuh tempo. Bahkan, kendaraan miliknya akan dilakukan pelelangan. "Ketika saya menanyakan sertifikat Pidusia, pihak Adira menjawab sudah dikuasakan pada Debt Colektor. Yang tidak masuk akal kenapa saya niat untuk membayar tapi tidak diterima oleh Adira dan motor saya akan dilelang," imbuh dia. Selama ini, Krisna mengaku sudah patuh pada ketentuan perjanjian kontrak. Dia telah membayar hampir 20 bulan dengan sisa angsuran 20 bulan dari 36 bulan dalam kontrak. "Setahu saya, jika kendaraan akan dilakukan penarikan atau pelelangan harus menempuh jalur dan keputusan persidangan pengadilan itu pun berdasarkan sertifikat pidusia." "Tetapi, saya tanyakan sertifikat pidusia pihak finance tidak bisa menunjukan. Artinya, perlakuan Adira pada saya tidak adil dan melakukan perbuatan yang melanggar hukum telah menarik kendaraan secara sepihak dan tidak prosedur hukum," tegas Krisna. Karena dianggap melakukan perampasan kendaraan miliknya, Krisna melaporkan kejadian itu kepada pihak Polsek Cisaga. Berdasarkan informasi kini pihak Polsek Cisaga tengah melakukan pemeriksaan terhadap Adira Finance Cabang Kota Banjar. Hingga berita ini diunggah, FOKUSJabar.com belum mendapat keterangan resmi dari Adira Finance. (Boip/Bam's)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA