Mendagri Dianggap Terburu-buru Alihkan Dana Parpol ke Ormas

Terkait pembatalan dana bantuan untuk Partai Politik (Parpol) yang diberikan Menteri Dalam Negeri (Mendagri), pasalnya kini Mendagri akan lebih konsentrasi berikan dana bantuan untuk organisasi masyarakat (Ormas). Menanggapi hal ini, Pengamat Birokrasi U

Mendagri Dianggap Terburu-buru Alihkan Dana Parpol ke Ormas

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Terkait pembatalan dana bantuan untuk Partai Politik (Parpol) yang diberikan Menteri Dalam Negeri (Mendagri), pasalnya kini Mendagri akan lebih konsentrasi berikan dana bantuan untuk organisasi masyarakat (Ormas). Menanggapi hal ini, Pengamat Birokrasi Universitas Indonesia (UI), Roy V Salomo menilai Mendagri terlalu terburu-buru mengambil keputusan. "Kalau saya melihat, Mendagri terlalu terburu-buru padahal belum tahu jumlah anggaran yang ada di pemerintah. Sementara yang sudah jelas itu masih banyak pelayanan publik yang belum cukup baik. Kenapa tidak pelayanan publik diperbaiki, lalu anggaran yang tersisa di pemerintahan diberikan kepada Ormas," kata Roy kepada PRFM, Senin (29/6/2015). Roy menambahkan, memang tugas negara untuk membina ormas, namun harus dipilih Ormas yang memberi kontribusi besar dalam pembangunan bangsa, karena Ormas di Indonesia jumlahnya banyak. "Jika memang sudah pasti rencana ini, maka ada dua studi yang perlu dipertimbangkan. Pertama tentang kemampuan keuangan negara dan yang kedua adalah jumlah ormas, kriterianya, dan tujuan dari ormas tersebut harus sangat jelas dan detail. Selain itu, harus dibangun sebuah sistem pengelolaan keuangan dalam Ormas dan bagaimana mereka mempertanggungjawabkannya. Ini kan pakai keuangan negara, harus dipertanggungjawabkan," tegasnya. (Vetra)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA