Lindungi Wanita dari Kejahatan Seksual, Ahok Siapkan Aplikasi Cerdas

Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau yang kerap disapa Ahok mengatakan bahwa dirinya akan menyiapkan aplikasi cerdas khusus wanita. Aplikasi ini diklaim dapat melindungi setiap wanita dari intaian penjahat seksual yang kerap beraksi mengincar par

Lindungi Wanita dari Kejahatan Seksual, Ahok Siapkan Aplikasi Cerdas

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau yang kerap disapa Ahok mengatakan bahwa dirinya akan menyiapkan aplikasi cerdas khusus wanita. Aplikasi ini diklaim dapat melindungi setiap wanita dari intaian penjahat seksual yang kerap beraksi mengincar para pengguna transportasi massal di ibukota. Seperti yang dialami oleh seorang karyawati cantik berinisial AS (29) yang menjadi korban pelecehan seksual dengan diremas payudaranya oleh seorang mahasiswa tingkat akhir berinisial AA (23) di Halte Transjakarta, Pasar Minggu, Jakarta Selata, Sabtu pekan lalu (1/8/2015). Ketika dikonfirmasi soal semakin mengkhawatirkannya pelecehan seksual yang terjadi di Transjakarta, Ahok berkata, " Kita lagi siapin safety pin untuk perempuan." [caption id="attachment_150741" align="aligncenter" width="735"] Lindungi Wanita dari Kejahatan Seksual, Ahok Siapkan Aplikasi Cerdas (web)[/caption] Ahok menjelaskan, dengan menggunakan aplikasi safety pin ini maka setiap wanita dapat mengirimkan kode bahaya ketika mendapat ancaman dari kejahatan apapun termasuk kejahatan seksual. Kode tersebut nantinya akan tersambung langsung ke pos polisi terdekat, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Lurah atau Camat. "Jadi kita bisa tahu lokasi ini ada perempuan merasa tidak aman. Maka kami akan mulai lacak," ungkapnya di Balai Kota Jakarta, Senin (3/8/2015), seperti dikutip RimaNews. Dikatakan Ahok, sejatinya aplikasi ini sudah beroperasi lama di India, mengingat tingkat kejahatan seksual di negara itu sudah sangat mengkhawatirkan. Hanya saja, saat ini aplikasi tersebut belum siap digunakan masyarakat Jakarta karena kendala bahasa. "Jadi nanti tinggal masuk ke aplikasi android (playstore). Sebetulnya safety pin sudah ada cuma kita belum masukkan ke bahasa Indonesia. Ini kan dibuat di India. Aplikasi ini untuk menjaga pelecehan dan kekerasan pada anak-anak dan perempuan. Ya kita harap Oktober harusnya bisa," pungkas Ahok. (Vetra)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA