Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana, Margriet Terancam Hukuman Mati

Margriet Megawe yang ditetapkan sebagai tersangka utama dari kasus pembunuhan bocah 8 tahun Angeline, akan dikenai pasal berlapis dengan ancaman terberat hukuman mati. Kabid Humas Polda Bali Kombes Hery Wiyanto mengatakan Margriet diduga tidak membunuh A

Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana, Margriet Terancam Hukuman Mati

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Margriet Megawe yang ditetapkan sebagai tersangka utama dari kasus pembunuhan bocah 8 tahun Angeline, akan dikenai pasal berlapis dengan ancaman terberat hukuman mati. Kabid Humas Polda Bali Kombes Hery Wiyanto mengatakan Margriet diduga tidak membunuh Angeline secara spontan, melainkan terencana. “Dia dijerat pasal 338, 340, dan 353 KUHP (Kitab Undang-Undang Hukum Pidana),” ujar Heri, kepada CNNIndonesia, Senin (29/6/2015). Pasal 340 KUHP soal pembunuhan berencana berbunyi, “Barang siapa sengaja dan dengan rencana lebih dahulu merampas nyawa orang lain, diancam dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau selama waktu tertentu, paling lama 20 tahun.” Sebelumnya, Kapolri Jenderal Badrodin Haiti juga sudah mengisyaratkan Margriet bakal dijerat pasal pembunuhan berencana. Namun hingga kini penyidik masih terus mendalami kasusnya. Salah satu fokus utama penyelidikan polisi saat ini ialah mencari tahu apa motif Margriet membunuh Angeline. Kepolisian berupaya menelusuri kemungkinan motif warisan, termasuk kaitannya dengan Surat Pengakuan Pengangkatan Anak yang dibuat antara orang tua kandung Angeline, Ahcmad Rosyidi, dan Margriet pada 24 Mei 2007. Dimana dalam surat itu, Angeline disebut ikut menjadi ahli waris orang tua angkatnya. (Vetra)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA