Anak Sekarang Lebih Berani Bertanya ke Media Sosial Dibanding Orang Tua

Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Jawa Barat, Netty Heryawan menilai dampak pergeseran budaya berpengaruh terhadap keberanian anak mempertanyakan masa kedewasaan awal kepada media sosial dibanding orang tua. Menurut

Anak Sekarang Lebih Berani Bertanya ke Media Sosial Dibanding Orang Tua

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Jawa Barat, Netty Heryawan menilai dampak pergeseran budaya berpengaruh terhadap keberanian anak mempertanyakan masa kedewasaan awal kepada media sosial dibanding orang tua. "Menurut badan terkait, kebanyakan anak-anak menanyakan masa awal kedewasaannya justru bukan kepada orang tuanya," ujar Netty kepada wartawan di Bandung, Selasa (30/6/2015). Menurutnya, ketimpangan prilaku anak akibat dampak tersebut harus ditekan secara bertahap. Sangat disesalkan lantaran kebiasaanya akan menimbulkan masalah baru terhadap kedekatan di keluarganya. "Anak laki laki bertanya dengan berselancar dalam ruang fikirannya, anak perempuan bertanya kepada gurunya," cetusnya. Sebab itu, tidak hanya orang tua, guru sekolah, aktivis anak harus bersinergis mengawasi dan mendampingi memberikan pendidikan seks yang sesuai dengan umur. "Disini kita melihat sesuatu yang aneh, seharusnya ketika anak mengalami menstruasi, mimpi basah, harusnya kalau mereka dekat, bertanyalah kepada orang tua," katanya. Salah satu fenomenanya adalah ketika anak meminta gadget, orang tua dengan mudahnya memberikan samartphone. Lebih miris lagi, lebih sering bercengkrama media sosial daripada bertatap muka. "Ini kan gambaran betapa sudah ada pergeseran. Dulu, segala sesuatu (kedewasaan) pastinya bertanya kepada orang tua," tukasnya. (Adi Suparman/ang)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA