WHO : Wabah Ebola diperkirakan Berakhir Agustus 2015

Setahun setelah wabah Ebola resmi diumumkan, virus tersebut sudah merenggut lebih dari 10 ribu nyaw. Angka kematian tersebut terjadi di Guiniea, Liberia, dan Sierra Leone. Meskipun saat ini tak ada korban baru, wabah Ebola belum dinyatakan berakhir.

WHO : Wabah Ebola diperkirakan Berakhir Agustus 2015

FOKUSJabar.com: Setahun setelah wabah Ebola resmi diumumkan, virus tersebut sudah merenggut lebih dari 10 ribu nyaw. Angka kematian tersebut terjadi di Guiniea, Liberia, dan Sierra Leone. Meskipun saat ini tak ada korban baru, wabah Ebola belum dinyatakan berakhir. [caption id="attachment_116571" align="aligncenter" width="638"] korban ebola (Foto: web)[/caption] Pada pertemuan darurat WHO Januari 2015, WHO mengakui terlambat menangani kasus epidemik ebola tersebut, "Dunia, termasuk WHO, terlalu lamban melihat apa yang akan terjadi didepan kita," ujar Direktur WHO Margaret Chan dalam pertemuan saat itu, seperti dilansir BBC news (Rabu 25/3/2015) Penurunan kasus ebola sampai saat ini terjadi karena kerjasama Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) dan sejumlah negara pendonor, melakukan produksi masal obat eksperimental ebola. Salah satu obat eksperimental yang pendanaanya disubsidi oleh WHO dan lembaga lainya, yaitu Zmapp, meskipun masih dalam tahap ujicoba, obat tersebut dinilai cukup efektif mengobati pasien ebola. Korban terinfeksi Ebola sembuh total setelah mangkonsumsi Zmapp, selain berkat obat, penurunan kasus ebola juga terjadi berkat turut serta pemerintahan di seluruh dunia dengan melakukan tindakan pencegahan dengan cepat. Direktur Misi Ebola PBB, Ismail Ould Cheikh Ahmed mengatakan wabah virus mematikan ebola diperkirakan akan berakhir pada Agustus 2015, pasalnya dari informasi yang dihimpun sudah tidak ada lagi kasus baru di tiga negara Afrika Barat yang paling parah terjangkit virus Ebola. "Kami berusaha memberikan tanggal pasti, tapi saya yakin virus mematikan ini akan hilang pada musim panas," katanya. (Riza M Irfanysah/BBC)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA