Rahasia Umur Panjang di Dunia

Sebagian besar manusia sangat mengharapakan memiliki umur yang panjang saat menjalani kehidupan dunianya. Apa pun esensi hidup yang dihadapinya, namun panjang umur adalah sebuah keinginan manusia. Namun bukan hal mudah untuk mendapatkan umur yang panjang

Rahasia Umur Panjang di Dunia

Internasional, FOKUSJabar.com : Sebagian besar manusia sangat mengharapakan memiliki umur yang panjang saat menjalani kehidupan dunianya. Apa pun esensi hidup yang dihadapinya, namun panjang umur adalah sebuah keinginan manusia. Namun bukan hal mudah untuk mendapatkan umur yang panjang. Selain karena berkaitan dengan ketentuan sang Maha pencipta,  juga berhubungan dengan pola hidup yang dijalaninya. Tentu saja menjalani hidup sehat, disiplin, berolahraga teratur, hingga pola makan yang baik adalah jalan agar kita bisa hidup lebih lama. Simak beberapa rahasia umur panjang dari berbagai penjuru dunia yang telah kami rangkum berikut ini : Jepang (83, 5 Tahun) Jepang dikenal sebagai negara yang diisi oleh masyarakat berumur panjang. Bahkan orang Jepang masih memegang rekor dunia sebagai negara yang memiliki harapan hidup terpanjang. Rahasia umur panjang di Jepang ternyata sangat sederhana, yaitu berkaitan dengan pola makan yang sehat. Secara umum orang Jepang hanya mengonsumsi makanan lengkap bervariasi, memasak makanan segar sendiri di rumah, porsi makanan yang kecil, makan nasi dan menghindari roti. Selalu melakukan sarapan, menghindari makanan penutup yang manis dan terakhir rutin berolahraga. Bahkan di daerah Okinawa, penduduknya memiliki cara-cara tersendiri hingga bisa berusia mencapai 100 tahun. Salah satunya melakukan diet yang disebut hara hachi bu. Diet ini adalah menyeleksi makanan yang akan dikonsumsi. Makanan tersebut berupa sayuran segar, biji-bijian, buah, kacang kedelai, dan ikan. Diet hara hachi bu diyakini mencegah penuaan dini, menghilangkan resiko penyakit jantung dan meminimalisasi produksi radikal bebas. Mediterania (82 Tahun) Masyarakat Yunani juga punya resep tersendiri dalam menjaga kesehatan demi mewujudkan umur panjang.  Resepnya adalah memasak atau membuat salad dengan minyak zaitun yang kaya lemak tak jenuh, serta vitamin E yang bisa menurunkan resiko penyakit jantung. Dan hanya makan hanya 3.4 Porsi buah, 2.3 porsi sayur dalam sehari dan kaya antioksidan flavonoid untuk menangkal radikal bebas. Hasilnya penduduk Yunani punya tingkat kematian akibat penyakit 10 kali lebih rendah di banding negara Eropa lainnya. Sedangkan masyarakat Italia, mereka mengonsumsi pasta lebih besar dibanding makanan berat lainnya. Karena glikemik yang rendah, pasta tidak menaikkan kadar gula darah agar terhindar dari diabetes. Sedangkan masyarakat  Spanyol, banyak mengonsumsi ikan yang merupakan sumber protein yang baik serta kaya Omega 3. Dalam sehari konsumsi ikan bisa mencapai 4 hingga 5 porsi.  Dengan pola makan seperti itu, maka serangan penyakit jantung pun bisa lebih ditekan. Terakhir, ada kesamaan dari masyarakat Mediterania yaitu mengonsumi susu setiap hari, beraktivitas fisik, bergaul dan tidak merokok sehingga terhindar dari stress. Skandinavia (82,5 Tahun) Ada resep panjang umur lain dari negara-negara Skandinavia seperti Norwegia, Swedia, Islandia dan Finlandia. Masyarakat Skandinavia lebih mementingkan makanan segar yang ada di sekitar mereka. Ikan, unggas, dan rusa ternak dari petani merupakan menu keseharian mereka. Pola makan khas tersebut disebut diet nordik. Dengan diet ini berakibat baik pada rendahnya obesitas yaitu hanya sebesar 8 persen. Australia (82 Tahun) Di Australia, rahasia panjang umur masyarakat di sana adalah menjalani gaya hidup sehat dengan mengonsumsi makanan segar seperti buah pisang setiap hari, dan minum susu setiap pagi. Juga lebih memperhatian faktor psikologis, karena diyakni bahwa faktor psikologis memiliki peran hingga 50 persen membuat kita panjang umur. Untuk menjaga faktor psikologis, pihak pemerintah Australia juga turut membantu dengan menetapkan peraturan khusus bagi perusahaan agar tidak memaksa para karyawannya melakukan kerja lembur.  Tujuannya, agar para karyawan memiliki waktu istirahat yang cukup, dengan demikian tingkat stress akibat kelelahan kerja bisa ditekan. Perancis (82 tahun) Tingginya usia harapan hidup di Perancis salah satunya ditunjang kepedulian pemerintah dengan mengeluarkan anggaran pengobatan kanker.  Setiap tahunnya, pemerintah Perancis menganggarkan dana sebesar Rp13 trilyun. Dengan anggaran sebesar itu maka tingkat penanganan kanker di Perancis menjadi salah satu yang terbaik di dunia. Namun pola makan yang sudah menjadi kebiasaan masyarakat Perancis juga turut membantu mereka panjang umur. Seperti banyak mengonsumsi makanan berbawang. Manfaat  dari mengonsumsi bawang adalah mengurangi resiko diabetes dan penggumpalan darah. Begitu pun dengan cara makan, yaitu mengunyah makan secara perlahan. Dengan  mengunyah perlahan dan teratur makanan akan menghasilkan enzim menguntungkan. (Vetra)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA