Berhenti Merokok Dapat Meningkatkan Kesehatan Mental

para peneliti dari University College London yang dikepalai oleh profesor kesehatan psikologi Robert West telah mengungkapkan bahwa para perokok aktif cenderung menderita depresi dan rasa cemas. caption id attachment 116334 align aligncenter width

Berhenti Merokok Dapat Meningkatkan Kesehatan Mental

FOKUSJabar.com: para peneliti dari University College London yang dikepalai oleh profesor kesehatan psikologi Robert West telah mengungkapkan bahwa para perokok aktif cenderung menderita depresi dan rasa cemas. [caption id="attachment_116334" align="aligncenter" width="638"] (Ilustrasi)[/caption] Studi dilakukan terhadap 6000 orang yang berusia lebih dari 40 tahun. Hasilnya 18,3% perokok aktif menderita depresi dan rasa cemas, dibandingkan dengan 10% non perokok dan 11,3% mantan perokok yang memiliki masalah yang sama. Penelitian ini adalah penelitian pertama yang membandingkan prevalensi kecemasan dan depresi pada perokok, non-perokok, dan mantan perokok yang telah berhenti selama satu tahun. Robert mengatakan “Berhenti merokok bisa menjadi kunci untuk meningkatkan bukan hanya kesehatan fisik, tetapi juga mental Anda”. Pernyataan Robert diamini oleh Direktur Medis dari The British Heart Foundation, Dr. Mike Knapton yang mengatakan bahwa “Ada kepercayaan dari perokok aktif bahwa merokok dapat mengurangi tingkat depresi dan rasa cemas, yang ada malah menyebabkan banyak perokok menunda untuk berhenti merokok.” “Namun, alih-alih membantu orang untuk rileks, merokok meningkatkan kecemasan dan ketegangan. Ketika rokok dinyalakan, perasaan stres berkurang atau relaksasi bersifat sementara dan akan segera digantikan oleh gejala penolakan dan kecanduan,” pungkas Dr. Mike Knapton. Sudahkah Anda berhenti merokok?? (GABO)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA