Badan Kekar Instan Menggunakan Suntik 'Baby Oil' Populer di Brasil

Banyak kaum pria yang sangat terobsesi memiliki badan berisi dan kekar seperti para binaragawan. Badan kekar selama ini dianggap sebagai simbol pria macho, gagah dan digilai para wanita. Oleh karena itu, mereka seolah tidak pernah berhenti mencari cara

Badan Kekar Instan Menggunakan Suntik 'Baby Oil' Populer di Brasil

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Banyak kaum pria yang sangat terobsesi memiliki badan berisi dan kekar seperti para binaragawan. Badan kekar selama ini dianggap sebagai simbol pria macho, gagah dan digilai para wanita. Oleh karena itu, mereka seolah tidak pernah berhenti mencari cara untuk membuat kekar tubuhnya baik secara bertahap dengan berolahraga rutin di gym dan makan makanan bergizi atau bahkan dengan cara yang menyiksa. Ada yang berlatih sendiri dengan menerapkan berbagai tips diet dan asupan gizi tertentu. Dan, ada pula yang sampai rela menyewa seorang pelatih atau ahli gizi khusus untuk memperoleh bentuk badan yang diinginkan. Kadang, mereka pun juga tak ragu membeli suplemen hingga obat-obatan khusus untuk mempercepat perkembangan massa pada otot-otot terutama di bagian lengan atas dan pundak, seperti dilansir Mirror. Akan tetapi, ada sebagian orang yang tidak sabar ingin segera mendapatkan tubuh kekar tanpa ingin menjalani proses yang harus dilewati, maka cara paling instan dan berbahaya pun bisa saja jadi pilihan. Seperti baru-baru ini di Brazil sedang populer injeksi cairan yang tak lazim ke dalam otot lengan atas atau di pundak. Menurut mereka, cairan ini bisa langsung menghasilkan otot besar di daerah yang diinginkan. Namun, kabarnya cairan injeksi yang biasa dipakai adalah 'Baby Oil' atau minyak khusus yang dicampur alkohol. Namun, injeksi cairan ke dalam bagian tubuh ini bisa mengakibatkan infeksi dan peradangan parah sehingga bagian tersebut bisa di amputasi. Memang sih, sudah banyak korban yang melaporkan keluhannya. Meski begitu, metode ini malah semakin populer di negara tersebut. Kok bisa ya? (Cita/Vetra)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA